Dirgahayu Republik Indonesia ke-81

Tolak Outlet Miras 23 HWG, Ketua Komisi II DPRD Tuban Diserang Buzzer

- Reporter

Senin, 2 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi II DPRD Tuban, Fahmi Fikroni jadi sasaran Buzzer di medsos setelah vokal menolak rencana pembukaan outlet 23 HWG, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Ketua Komisi II DPRD Tuban, Fahmi Fikroni jadi sasaran Buzzer di medsos setelah vokal menolak rencana pembukaan outlet 23 HWG, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Tuban – Penolakan terhadap rencana pembukaan outlet minuman keras (miras) 23 HWG di Jalan Pahlawan, Kelurahan Sleko, Kabupaten Tuban, memicu polemik luas di ruang publik. Ketua Komisi II DPRD Tuban, Fahmi Fikroni, mengaku menjadi sasaran serangan buzzer di media sosial setelah secara terbuka menyuarakan sikap tegas menolak keberadaan outlet tersebut.

Potensi Gejolak Sosial Di Masyarakat

Fahmi menilai, rencana penjualan miras secara terbuka bertentangan dengan identitas Tuban sebagai Bumi Wali, daerah yang dikenal religius dan sarat nilai-nilai keagamaan. Ia juga mengingatkan potensi gejolak sosial apabila pendirian outlet miras tetap dipaksakan.
“Saya hanya khawatir nanti akan menimbulkan gejolak, terutama dari ormas-ormas yang ada di Tuban,” ujar Fahmi, Senin (02/02/2026).

Penolakan Terbuka Berujung Serangan Personal Di Medsos

Politisi senior asal Kecamatan Jenu itu menegaskan, pemilik usaha seharusnya menghormati karakter sosial dan kearifan lokal masyarakat Tuban. Menurutnya, dampak sosial dari peredaran miras sangat berisiko, khususnya bagi generasi muda.
“Dampaknya tentu buruk bagi masyarakat. Ini bisa mengancam rusaknya generasi muda Tuban jika outlet minuman keras dibuka secara terang-terangan,” tegasnya.
Namun, sikap kritis tersebut justru berujung pada serangan personal di media sosial Facebook. Fahmi mengaku dirinya menjadi target buzzer yang menyerangnya secara pribadi.
“Gara-gara saya mengecam keras adanya outlet miras di Tuban, para buzzer menyerang saya secara pribadi di media sosial,” ungkapnya.

Konsisten Menolak Peredaran Miras

Fahmi menegaskan bahwa sikap penolakannya bukan hal baru. Sejak pertama kali menjabat sebagai anggota DPRD Tuban pada 2009, ia konsisten menentang peredaran miras, baik di toko umum maupun di tempat hiburan seperti karaoke.
“Saya terus berkomitmen untuk tidak melegalkan peredaran miras di Tuban. Saya tegaskan kepada aparat penegak hukum agar menindak tegas tanpa tebang pilih. Kalau memang melanggar aturan, harus ditindak,” pungkasnya.

Komitmen Pemkab Terkait Izin

Terkait kemungkinan pemanggilan pemilik outlet 23 HWG, Fahmi menyebut pihaknya masih akan berkoordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. Meski demikian, ia memastikan sikap Pemerintah Kabupaten Tuban sejauh ini tetap konsisten.
“Kita akan koordinasikan dulu dengan OPD terkait. Tapi sampai sekarang, Pemkab tetap berkomitmen tidak memberikan izin,” tandasnya. (Az)

Editor : Kief

Berita Terkait

Tanggulangi Kebakaran di GRR, PPN dan Damkar Tuban Gelar Simulasi
Gus Lilur Balik Tantang Gus Ipul Tempuh Jalur Hukum Usai Disomasi
Proyek Check Dam Senilai Rp3,8 M Terancam Gagal
Reklame Karatan hingga Mangkrak Dibabat Satpol PP Tuban
Awasi Keselamatan, Damkar Tuban Awasi Laik Fungsi Usaha di Tuban
Selesai, Tunai, Tuntas: Gus Lilur Ajukan Tiga Syarat untuk Menepi dari Polemik Muktamar NU
Ditengah Ramai Berita Influenza A, Dinkes Tuban : Minta untuk Waspada
Polresta Tuban Bekuk Residivis Spesialis Pencurian

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 19:35 WIB

Tanggulangi Kebakaran di GRR, PPN dan Damkar Tuban Gelar Simulasi

Rabu, 30 September 2026 - 16:46 WIB

Gus Lilur Balik Tantang Gus Ipul Tempuh Jalur Hukum Usai Disomasi

Selasa, 29 September 2026 - 21:39 WIB

Proyek Check Dam Senilai Rp3,8 M Terancam Gagal

Selasa, 29 September 2026 - 20:25 WIB

Reklame Karatan hingga Mangkrak Dibabat Satpol PP Tuban

Selasa, 29 September 2026 - 14:34 WIB

Selesai, Tunai, Tuntas: Gus Lilur Ajukan Tiga Syarat untuk Menepi dari Polemik Muktamar NU

Berita Terbaru

Pewarta saat ditunjukan lokasi pengerjaan proyek Check Dam oleh Mantri dan ASPER Perhutani BKPH Kerek di Desa Padasan, (Aji Swasto/Liputansatu.id).

Daerah

Proyek Check Dam Senilai Rp3,8 M Terancam Gagal

Selasa, 29 Sep 2026 - 21:39 WIB

Anggota Satpol PP Tuban tertibkan reklame yang melanggar (gambar : ist.)

Pemerintah

Reklame Karatan hingga Mangkrak Dibabat Satpol PP Tuban

Selasa, 29 Sep 2026 - 20:25 WIB

Banner Liputansatu
Banner Liputansatu
Banner Liputansatu