Promo
Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadan 1447 H 2026 M Pemerintah Kabupaten Tuban

Cuaca Ekstrem Terjang Pesisir Tuban, Kapal Nelayan Tenggelam di Pantai Sowan

- Reporter

Minggu, 2 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Evakuasi kapal nelayang yang tenngelam di pantai Soan, Tuban (Foto: Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Evakuasi kapal nelayang yang tenngelam di pantai Soan, Tuban (Foto: Assayid Annazili/Liputansatu.id).

TUBAN, JATIM – Cuaca ekstrem yang melanda pesisir Tuban menyebabkan sebuah kapal nelayan tenggelam setelah dihantam ombak besar di Pantai Sowan, Kecamatan Bancar. Kondisi gelombang tinggi yang terjadi dalam beberapa hari terakhir membuat aktivitas melaut menjadi berisiko bagi para nelayan setempat.

Kapal Nelayan Tenggelam Akibat Ombak Besar

Kasat Polairud Polres Tuban, AKP Dean Tommy Rimbawa, mengonfirmasi kepada Liputansatu.id pada Minggu (02/02/25) bahwa pihaknya tengah melakukan evakuasi terhadap kapal yang tenggelam akibat cuaca ekstrem. Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh pemilik kapal, Sumardi, seorang nelayan asal Desa Bancar, pada Sabtu sore (01/02/25) sekitar pukul 18.00 WIB.

“Setelah mengetahui kapalnya tenggelam, keesokan paginya pemilik kapal melapor ke Satpolairud Polres Tuban,” ujar AKP Dean Tommy Rimbawa.

Menindaklanjuti laporan tersebut, pihak kepolisian segera berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Tuban serta pihak terkait lainnya untuk melakukan proses evakuasi. Setelah berbagai upaya, tim akhirnya berhasil mengamankan kapal yang hampir karam akibat derasnya arus laut dan tingginya gelombang.

Peringatan untuk Nelayan: Waspada Cuaca Ekstrem

Cuaca ekstrem dengan gelombang tinggi dalam beberapa hari terakhir menjadi perhatian serius bagi nelayan di pesisir Tuban. Kondisi ini tidak hanya membahayakan kapal yang tertambat, tetapi juga meningkatkan risiko bagi nelayan yang nekat melaut.

BMKG telah memperingatkan adanya potensi gelombang tinggi di perairan Jawa Timur, termasuk wilayah Tuban. Para nelayan diimbau untuk selalu memantau prakiraan cuaca sebelum berlayar agar dapat menghindari risiko kecelakaan di laut.

“Kami mengimbau para nelayan untuk lebih berhati-hati dan mempertimbangkan kondisi cuaca sebelum melaut. Keselamatan harus menjadi prioritas utama,” tambah AKP Dean Tommy Rimbawa.

Baca juga: Cuaca Buruk Perairan Tuban, Nelayan Tewas Tersabet Tali Jaring

Cuaca Ekstrem dan Dampaknya di Pesisir Tuban

Selain menyebabkan kapal tenggelam, cuaca ekstrem di Tuban juga berdampak pada sektor perikanan dan aktivitas ekonomi nelayan. Ombak tinggi membuat banyak nelayan terpaksa menghentikan aktivitas melaut, yang berakibat pada menurunnya pasokan ikan di pasar lokal.

Beberapa warga pesisir juga melaporkan adanya abrasi di beberapa titik pantai akibat hantaman ombak yang lebih kuat dari biasanya. Pemerintah daerah dan instansi terkait terus memantau perkembangan situasi serta mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana.

Dengan kondisi cuaca yang masih belum stabil, nelayan diharapkan untuk terus mematuhi imbauan keselamatan demi menghindari kejadian serupa di masa mendatang.(As/Din)

Editor : Mukhyidin khifdhi

Berita Terkait

Viral Video 18 Detik! Siswa SMP di Tuban Dikeroyok Teman Sendiri
Dituding Curi Patung Dewa, Go Tjong Ping: Itu Ritual, Bukan Pencurian
Tragis! Bocah 5 Tahun di Situbondo Ditemukan Meninggal di Sungai Sampean Baru
Jalan Merakurak–Jenu Tuban Rusak Parah, Aktivitas Industri Disorot, PT SAG Angkat Bicara
135 Siswa Berebut 78 Kursi Paskibraka Tuban 2026, Ini Tahapannya
Bocah 5 Tahun di Panarukan Situbondo Hilang Saat Main di Halaman Rumah
Tekanan Menguat! Warga, Akademisi, hingga DPRD Kompak Soroti Prioritas Pembangunan Tuban
Kasus Dugaan Pencurian Patung Dewa di Kwan Sing Bio Tuban Dilaporkan ke Polisi

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 19:08 WIB

Viral Video 18 Detik! Siswa SMP di Tuban Dikeroyok Teman Sendiri

Jumat, 17 April 2026 - 15:57 WIB

Dituding Curi Patung Dewa, Go Tjong Ping: Itu Ritual, Bukan Pencurian

Jumat, 17 April 2026 - 14:33 WIB

Tragis! Bocah 5 Tahun di Situbondo Ditemukan Meninggal di Sungai Sampean Baru

Jumat, 17 April 2026 - 14:22 WIB

Jalan Merakurak–Jenu Tuban Rusak Parah, Aktivitas Industri Disorot, PT SAG Angkat Bicara

Jumat, 17 April 2026 - 06:06 WIB

Bocah 5 Tahun di Panarukan Situbondo Hilang Saat Main di Halaman Rumah

Berita Terbaru

Seorang siswa SMP di Tuban diduga menjadi korban perundungan oleh teman sebayanya dalam video yang viral di media sosial, memicu kecaman publik dan penyelidikan polisi, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Pendidikan

Viral Video 18 Detik! Siswa SMP di Tuban Dikeroyok Teman Sendiri

Sabtu, 18 Apr 2026 - 19:08 WIB

Pengelola Klenteng Kwan Sing Bio, Tio Eng Bo saat menunjukan lokasi Kimsin Dewa Kwan Kong kepada awak media, (Foto: Assa/Liputansatu.id).

Sosial Budaya

Dituding Curi Patung Dewa, Go Tjong Ping: Itu Ritual, Bukan Pencurian

Jumat, 17 Apr 2026 - 15:57 WIB

Truk KDKMP ringsek di bagian depan usai menabrak pohon di Jalan dr Wahidin Sudirohusodo Tuban dini hari,  (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Pemerintah

Truk KDMP Kecelakaan di Tuban, Sopir Dilarikan ke RSUD dr Koesma

Jumat, 17 Apr 2026 - 14:45 WIB

Advertisement
Promo Shopee
Berita Terbaru Hari Ini LiputanSatu.id
Ilustrasi LiputanSatu
Berita Tuban Terkini LiputanSatu.id
Gambar Berita LiputanSatu
Kabar Tuban Hari Ini - Klik Selengkapnya di LiputanSatu.id