Promo
Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadan 1447 H 2026 M Pemerintah Kabupaten Tuban

DPRD Tuban Sidak Jabung Ring Dyke, 16 Lahan Petani Belum Diganti Rugi

- Reporter

Senin, 3 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua dan Anggota Komisi II DPRD Tuban saat melakukan sidak di proyek Jabung Ring Dyke, Kecamatan Widang, (Assayid Annazilli/Liputansatu.id).

Ketua dan Anggota Komisi II DPRD Tuban saat melakukan sidak di proyek Jabung Ring Dyke, Kecamatan Widang, (Assayid Annazilli/Liputansatu.id).

TUBAN — Setelah lebih dari satu dekade tanpa kejelasan, proyek strategis nasional (PSN) Jabung Ring Dyke kembali menjadi sorotan. Komisi II DPRD Kabupaten Tuban turun langsung ke lokasi proyek pada Senin (3/11/2025), menindaklanjuti hasil rapat dengar pendapat (RDP) bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo, ATR/BPN, dan pemerintah desa setempat yang digelar pada 25 Agustus lalu.

Ketua Komisi II DPRD Tuban, Fahmi Fikroni, mengatakan kunjungan lapangan dilakukan untuk menggali akar persoalan yang membuat proyek tersebut tak kunjung rampung.

“Berkas-berkas yang masih tertunda harus segera dilengkapi dan diserahkan ke BPN agar proses bisa dipercepat,” ujarnya.

Fahmi menjelaskan, hingga saat ini masih terdapat 16 bidang tanah yang belum tuntas dalam proses ganti rugi. Penyelesaian administratif di tingkat desa dinilai dapat mempercepat langkah menuju penyelesaian konflik yang telah berlarut-larut sejak 2011.

Namun, ia menyayangkan ketidakhadiran pihak BBWS Bengawan Solo dalam kunjungan tersebut, padahal undangan telah dikirim jauh-jauh hari.

“Kami sudah kirim undangan lama, tapi baru hari ini mereka mengaku tidak bisa hadir karena alasan undangan baru diterima anggota. Ini tentu sangat disayangkan,” tegasnya.

Selain itu, Fahmi juga menyoroti mutasi pejabat di lingkungan ATR/BPN Tuban yang ikut memperlambat proses. Menurutnya, pejabat baru belum memahami kronologi panjang kasus ini, sehingga perlu membuka kembali dokumen dan data lama.

“Mutasi ini membuat proses sempat terhambat karena pejabat baru perlu memahami konteks dari awal,” katanya.

Sementara itu, kuasa hukum para petani yang terdampak proyek, Agista Yuandhana, menyebut pertemuan kali ini mulai menunjukkan titik terang. Ia mengapresiasi keterlibatan aktif pemerintah desa dalam memfasilitasi data dan berkas warga.

“Kasus ini sudah berjalan terlalu lama sejak 2011. Kami berharap kali ini benar-benar ada penyelesaian yang nyata. Para petani sudah terlalu lama menunggu,” ujar Agis sapaan akrab kuasa hukum petani.

Ia menambahkan, lambannya penyelesaian disebabkan antara lain oleh kerumitan pemetaan lahan di wilayah proyek. Namun, pihaknya berkomitmen terus mendampingi para petani hingga seluruh proses ganti rugi tuntas.

“Kami akan terus mengawal 16 bidang tanah yang kami dampingi sampai selesai,” tegasnya.

Kunjungan DPRD kali ini diharapkan menjadi titik balik penyelesaian konflik agraria yang membelit proyek Jabung Ring Dyke selama lebih dari satu dekade. Di tengah tumpukan berkas dan silang kewenangan antarlembaga, nasib para petani kini kembali bergantung pada keseriusan pemerintah dalam menuntaskan janji pembangunan yang sempat terhenti di tengah jalan. (AZ/Din).

Editor : Kief

Berita Terkait

Dituding Curi Patung Dewa, Go Tjong Ping: Itu Ritual, Bukan Pencurian
Truk KDMP Kecelakaan di Tuban, Sopir Dilarikan ke RSUD dr Koesma
Tragis! Bocah 5 Tahun di Situbondo Ditemukan Meninggal di Sungai Sampean Baru
Jalan Merakurak–Jenu Tuban Rusak Parah, Aktivitas Industri Disorot, PT SAG Angkat Bicara
135 Siswa Berebut 78 Kursi Paskibraka Tuban 2026, Ini Tahapannya
Bocah 5 Tahun di Panarukan Situbondo Hilang Saat Main di Halaman Rumah
Kasus 840 Tabung Masih Misterius, LPG Ilegal Kembali Muncul di Tuban
Tekanan Menguat! Warga, Akademisi, hingga DPRD Kompak Soroti Prioritas Pembangunan Tuban

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 15:57 WIB

Dituding Curi Patung Dewa, Go Tjong Ping: Itu Ritual, Bukan Pencurian

Jumat, 17 April 2026 - 14:45 WIB

Truk KDMP Kecelakaan di Tuban, Sopir Dilarikan ke RSUD dr Koesma

Jumat, 17 April 2026 - 14:33 WIB

Tragis! Bocah 5 Tahun di Situbondo Ditemukan Meninggal di Sungai Sampean Baru

Jumat, 17 April 2026 - 14:22 WIB

Jalan Merakurak–Jenu Tuban Rusak Parah, Aktivitas Industri Disorot, PT SAG Angkat Bicara

Jumat, 17 April 2026 - 10:39 WIB

135 Siswa Berebut 78 Kursi Paskibraka Tuban 2026, Ini Tahapannya

Berita Terbaru

Pengelola Klenteng Kwan Sing Bio, Tio Eng Bo saat menunjukan lokasi Kimsin Dewa Kwan Kong kepada awak media, (Foto: Assa/Liputansatu.id).

Sosial Budaya

Dituding Curi Patung Dewa, Go Tjong Ping: Itu Ritual, Bukan Pencurian

Jumat, 17 Apr 2026 - 15:57 WIB

Truk KDKMP ringsek di bagian depan usai menabrak pohon di Jalan dr Wahidin Sudirohusodo Tuban dini hari,  (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Pemerintah

Truk KDMP Kecelakaan di Tuban, Sopir Dilarikan ke RSUD dr Koesma

Jumat, 17 Apr 2026 - 14:45 WIB

Seleksi Paskibraka Tuban 2026 di GOR Rangga Jaya Anoraga diikuti 135 siswa hasil penyaringan dari 390 pendaftar, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Pendidikan

135 Siswa Berebut 78 Kursi Paskibraka Tuban 2026, Ini Tahapannya

Jumat, 17 Apr 2026 - 10:39 WIB

Advertisement
Promo Shopee
Berita Terbaru Hari Ini LiputanSatu.id
Ilustrasi LiputanSatu
Berita Tuban Terkini LiputanSatu.id
Gambar Berita LiputanSatu
Kabar Tuban Hari Ini - Klik Selengkapnya di LiputanSatu.id