Dua Pemuda Tewas Usai Pesta Miras di SD Mojokerto, Diduga Keracunan

- Reporter

Selasa, 28 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lokasi pesta miras berujung tewas di SD Mojokerto (Ist).

Lokasi pesta miras berujung tewas di SD Mojokerto (Ist).

MOJOKERTO, JATIM – Dua pemuda asal Dawarblandong, Mojokerto, tewas setelah pesta minuman keras (miras) di ruang kelas SDN Jatirowo 1. Keduanya, M Nurudin Akbar (22) dan Fajar Al Farizi (20), dilaporkan menenggak alkohol yang dicampur cairan antiseptik, menyebabkan keracunan fatal.

Pesta Miras di SD Mojokerto

Peristiwa nahas ini terjadi pada Sabtu malam (25/1) hingga Minggu dini hari (26/1). Selain Akbar dan Fajar, dua pemuda lainnya, M Dongadi alias Dudung (21) dan Diasmoro Sasmito alias Dias (24), turut dalam pesta miras tersebut. Semuanya merupakan warga Dusun Sekiping, Desa Dawarblandong.

Menurut Purnomo (60), seorang warga setempat, setelah pesta berlangsung semalaman, Akbar dan Fajar ditemukan tak sadarkan diri di ruang kelas 1. Keluarga mereka segera membawa keduanya ke rumah sakit, namun nyawa mereka tak tertolong. Fajar meninggal dunia di RS Wates Husada, Gresik, sekitar pukul 03.00 WIB, sedangkan Akbar meninggal di RSU Walisongo, Mojokerto, sekitar pukul 07.00 WIB.

Polisi Sita Barang Bukti di TKP

Kapolsek Dawarblandong dan Satreskrim Polres Mojokerto Kota langsung melakukan olah TKP dan menyita sejumlah barang bukti, termasuk botol alkohol 70%, botol air mineral, saset Kuku Bima, dan botol teh bekas.

Kasubsi PIDM Humas Polres Mojokerto Kota, Ipda Slamet, mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil visum, korban meninggal akibat keracunan alkohol 70%. “Masih kami dalami jumlah alkohol yang dikonsumsi korban, karena beberapa saksi masih dalam perawatan,” ujarnya.

Dias, salah satu pemuda yang selamat, telah mendapatkan perawatan dengan air kelapa hijau dan kini kondisinya mulai membaik. Sementara itu, Dudung masih dirawat di RSUD RA Basoeni, Mojokerto.

Baca juga: Carok di Lumajang: 2 Pemuda Luka Bacok Setelah Pesta Miras

Alkohol 70% Dicampur Minuman Energi

Purnomo menuturkan, keempat pemuda tersebut meminum campuran alkohol 70%—yang biasa digunakan sebagai antiseptik—dengan minuman energi dan air. “Minuman oplosan ini sangat berbahaya. Mereka minum alkohol botol putih dicampur Kuku Bima dan air,” jelasnya.

Polisi terus menyelidiki kasus ini untuk memastikan kronologi dan jumlah alkohol yang dikonsumsi para korban.(Pur/Din)

Editor : Mukhyidin khifdhi

Berita Terkait

Pembangunan Belum Rampung, MPLS Sekolah Rakyat Tuban Ditunda
Tabrakan Dua Kapal di Perairan Panarukan Situbondo, Satu Kapal Tenggelam
Viral Keluhan Barcode BBM Subsidi Dipakai Orang Lain, SPBU di Tuban Akui Lalai
Bupati Situbondo Lantik Tiga Kades PAW, Minta Rangkul Semua Warga Pascapemilihan
Kebakaran Pasar Agrobis Babat Hanguskan Tujuh Stand, Kerugian Ditaksir Rp1 Miliar
Rekaman CCTV Bongkar Aksi Maling di Tuban, Satu Pelaku Masih DPO
Gibran Tinjau Tol Prosiwangi, Target Waktu Tempuh Probolinggo –Banyuwangi Dipangkas Jadi 3 Jam
Hampir 6 Jam Berjuang, Damkar Akhirnya Jinakkan Kebakaran TPA Gunung Panggung Tuban

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 16:54 WIB

Pembangunan Belum Rampung, MPLS Sekolah Rakyat Tuban Ditunda

Senin, 13 Juli 2026 - 14:58 WIB

Tabrakan Dua Kapal di Perairan Panarukan Situbondo, Satu Kapal Tenggelam

Senin, 13 Juli 2026 - 14:33 WIB

Viral Keluhan Barcode BBM Subsidi Dipakai Orang Lain, SPBU di Tuban Akui Lalai

Senin, 13 Juli 2026 - 13:45 WIB

Bupati Situbondo Lantik Tiga Kades PAW, Minta Rangkul Semua Warga Pascapemilihan

Senin, 13 Juli 2026 - 11:34 WIB

Kebakaran Pasar Agrobis Babat Hanguskan Tujuh Stand, Kerugian Ditaksir Rp1 Miliar

Berita Terbaru

Molornya penyelesaian gedung membuat MPLS bagi 196 siswa baru tidak dapat dimulai sesuai jadwal. Bahkan masih terlihat beberapa pekerja di depan Sekolah Rakyat, (Assa/Liputansatu.id).

Pemerintah

Pembangunan Belum Rampung, MPLS Sekolah Rakyat Tuban Ditunda

Senin, 13 Jul 2026 - 16:54 WIB