Dirgahayu Republik Indonesia ke-81

Dugaan Pembunuhan Satu Keluarga di Situbondo, Polisi Temukan Luka Sayat dan Tusuka pada Korban

- Reporter

Senin, 5 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasatreskrim Polres Situbondo AKP Agung Hartawan menyampaikan keterangan pers terkait perkembangan penyelidikan kasus dugaan pembunuhan satu keluarga di Desa Demung, Kecamatan Besuki, Situbondo, (Fia Rahma/Liputansatu.id).

Kasatreskrim Polres Situbondo AKP Agung Hartawan menyampaikan keterangan pers terkait perkembangan penyelidikan kasus dugaan pembunuhan satu keluarga di Desa Demung, Kecamatan Besuki, Situbondo, (Fia Rahma/Liputansatu.id).

Situbondo – Kasus dugaan pembunuhan satu keluarga di Desa Demung, Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo, masih terus didalami oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Situbondo. Dugaan sementara, motif pembunuhan dipicu oleh sengketa harta kekayaan. Polisi juga menemukan sejumlah luka sayat dan luka tusuk pada tubuh para korban.

Perbedaan Luka pada Tiga Korban

Kasatreskrim Polres Situbondo, AKP Agung Hartawan, menjelaskan bahwa hasil pemeriksaan awal menunjukkan perbedaan jenis luka pada masing-masing korban.
“Luka pada leher tiga jenazah berbeda-beda. Ada yang mengalami luka sayat pada leher saja, ada yang luka sayat di tangan dan luka tusuk pada leher korban,” jelas AKP Agung, Senin (05/01/2026).
Ia merinci, korban Mohammad Hasyim (58) mengalami luka sayat cukup dalam dan lebar pada bagian leher. Sementara Suningsih (38) mengalami luka sayat di leher serta luka di lengan yang diduga akibat upaya menangkis serangan. Sedangkan putrinya, Umi Rahmania (18), mengalami luka tusuk pada leher, bukan bekas sayatan.

Motif Sementara Sengketa Harta

Berdasarkan hasil pendalaman awal, polisi menduga kuat motif pembunuhan berkaitan dengan konflik atau sengketa harta kekayaan. Meski demikian, penyidik menegaskan masih terus mengumpulkan bukti dan keterangan tambahan untuk memastikan motif tersebut.

AKP Agung menyampaikan bahwa proses pengungkapan kasus tidak mudah dan membutuhkan tahapan panjang, salah satunya dengan memeriksa sebanyak mungkin saksi.
“Saksi-saksi yang sudah kami periksa lebih dari 15 orang. Ke depan kemungkinan akan bertambah lagi, baik dari pihak keluarga, tetangga, maupun teman dekat para korban,” ungkapnya.

Minim CCTV Jadi Kendala Penyidikan

Dalam proses penyelidikan, polisi mengaku mengalami sejumlah kendala. Salah satunya minimnya rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian. Bahkan, CCTV yang terpasang diketahui dalam kondisi tidak aktif saat peristiwa pembunuhan terjadi.
“Minimnya CCTV lingkungan, kemudian ada juga beberapa pihak yang enggan dimintai keterangan,” kata AKP Agung.

Polisi Imbau Warga Beri Informasi

Polisi mengimbau masyarakat yang memiliki informasi, bukti, atau petunjuk terkait kasus dugaan pembunuhan tersebut agar segera melapor.
“Harapan kami, warga yang memiliki bukti-bukti segera memberikan informasi kepada polisi. Tidak perlu takut. Semakin banyak petunjuk, maka semakin cepat pula kasus ini bisa terungkap,” pungkasnya. (Fia)

Editor : Kief

Berita Terkait

Geliat Warga Karang Tuban Menyulap Teras Rumah Menjadi Pasar Kuliner Malam
Akibat Putung Rokok, Gubuk dan Tumpukan Kulit Jagung Terbakar di Tuban
Limbah Septic Tank Lapas Pasuruan Bocor, DLH Dilibatkan dan Instalasi Langsung Diperbaiki
Pelajar Rejotangan Diajak Jadi Garda Depan Perangi Narkoba
Sambung Roso : Ruang Komunikasi Polresta Tuban Untuk Keamanan Berkendara dengan Ojol
Warga Geruduk Kejari Tuban, Desak Keterbukaan Pemeriksaan Kasus Suap Perkara CK
R-BES Siapkan Program Pengantaran Pasien Tak Mampu
Terobos Lampu Merah, Mobil Innova Sebabkan Satu Korban Tewas di Tuban

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 22:26 WIB

Geliat Warga Karang Tuban Menyulap Teras Rumah Menjadi Pasar Kuliner Malam

Sabtu, 12 September 2026 - 22:17 WIB

Akibat Putung Rokok, Gubuk dan Tumpukan Kulit Jagung Terbakar di Tuban

Jumat, 11 September 2026 - 20:53 WIB

Limbah Septic Tank Lapas Pasuruan Bocor, DLH Dilibatkan dan Instalasi Langsung Diperbaiki

Jumat, 11 September 2026 - 19:32 WIB

Pelajar Rejotangan Diajak Jadi Garda Depan Perangi Narkoba

Jumat, 11 September 2026 - 19:19 WIB

Sambung Roso : Ruang Komunikasi Polresta Tuban Untuk Keamanan Berkendara dengan Ojol

Berita Terbaru

Para pemateri gerakan perangi narkoba bersama para siswa di Tulungagung (gambar : Hendra)

Pendidikan

Pelajar Rejotangan Diajak Jadi Garda Depan Perangi Narkoba

Jumat, 11 Sep 2026 - 19:32 WIB

Banner Liputansatu
Banner Liputansatu
Banner Liputansatu