Kediri – Hujan Deras Satu Jam Sebabkan Banjir di Kabupaten dan Kota Kediri

- Reporter

Minggu, 22 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hujan deras selama satu jam mengakibatkan banjir di dua kecamatan di kedir,(Ist).

Hujan deras selama satu jam mengakibatkan banjir di dua kecamatan di kedir,(Ist).

KEDIRI, JATIM – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten dan Kota Kediri selama satu jam menyebabkan sejumlah daerah tergenang air. Genangan air tersebut terjadi di Kecamatan Grogol dan Kecamatan Banyakan, termasuk ruas jalan provinsi Kediri-Nganjuk.

Dampak Banjir pada Lalu Lintas

Akibat genangan air, puluhan kendaraan bermotor mogok karena terendam air. Arus lalu lintas di jalur provinsi ini juga tersendat akibat genangan air yang mencapai 50 cm.
“Genangan air ini membuat banyak motor mogok karena mesinnya kemasukan air,” ujar Hendra, warga Dusun Margosono, Desa Banyakan, Minggu (22/12/2024).

Luapan Sungai Bendo Krosok Diduga Penyebab Utama

Hendra menyebutkan bahwa banjir kali ini merupakan yang terparah dalam tiga tahun terakhir. Ia menduga luapan Sungai Bendo Krosok menjadi penyebab utama tingginya genangan air, yang mengalir hingga Desa Bakalan di Kecamatan Grogol dan Desa Maron di Kecamatan Banyakan.
“Air meluap menggenangi Desa Tiron, Desa Jatirejo, Dusun Nglaban, hingga depan Mako Polsek Banyakan,” tambahnya.

Baca juga: Kejati Jatim Ungkap Ratusan Perkara Korupsi dan Penegakan Hukum Humanis di Rakerda Kediri

Baca juga: keluarga di Kediri Coba Bunuh Diri Akibat Jeratan Utang Pinjol, 1 Anak Meninggal Dunia

Upaya Penanganan

Kapolsek Banyakan, Iptu Umar Said, menyatakan bahwa aparat kepolisian bersama TNI telah dikerahkan untuk membantu mengurai kemacetan di area Pasar Buah Banyakan dan titik-titik banjir lainnya.
“Wilayah yang terkena banjir termasuk depan Polsek Banyakan dan Pasar Buah Banyakan,” jelas Umar Said.

Editor : Agus Susanto

Berita Terkait

Polres Situbondo Turunkan Penyelam Periksa Pipa 400 Meter, Dugaan Pembuangan Limbah ke Laut Diselidiki
Aksi Nekat Curi Hasil Panen Petani Tuban Berakhir di Pos Kamling Dusun Jembel
Reskrim dan Lantas Jadi Sorotan dalam Mutasi Besar Polres Tuban
Festival Bakcang 2026 Pontianak, Ratusan Warga Susuri Sungai Kapuas
Dilantik Jadi Kepala Diskarpus Melawi, Sukamto Siap Tata Arsip dan Hidupkan Literasi
Kronologi Kebakaran Pasar Tuban hingga Munculnya Selebaran Misterius
Cegah Konvoi Saat Pengesahan PSHT, Polres Tuban Amankan 33 Orang dan 37 Kendaraan
Diwarnai Aksi Bakar Ban, Mahasiswa Tuban Desak Program MBG Dihentikan

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 07:25 WIB

Polres Situbondo Turunkan Penyelam Periksa Pipa 400 Meter, Dugaan Pembuangan Limbah ke Laut Diselidiki

Sabtu, 20 Juni 2026 - 18:39 WIB

Aksi Nekat Curi Hasil Panen Petani Tuban Berakhir di Pos Kamling Dusun Jembel

Sabtu, 20 Juni 2026 - 01:30 WIB

Reskrim dan Lantas Jadi Sorotan dalam Mutasi Besar Polres Tuban

Jumat, 19 Juni 2026 - 19:44 WIB

Dilantik Jadi Kepala Diskarpus Melawi, Sukamto Siap Tata Arsip dan Hidupkan Literasi

Jumat, 19 Juni 2026 - 17:32 WIB

Kronologi Kebakaran Pasar Tuban hingga Munculnya Selebaran Misterius

Berita Terbaru

Razia miras di Tuban kembali diwarnai fenomena warung yang tutup sebelum petugas datang. Satpol PP menemukan puluhan botol arak dan minuman oplosan yang diduga siap edar, (Aji Swasto/Liputansatu.id).

Pemerintah

Diduga Bocor, Warung Miras di Tuban Kembali Tutup Sebelum Razia

Minggu, 21 Jun 2026 - 06:47 WIB

Polres Tuban melakukan mutasi besar-besaran terhadap puluhan perwira dan bintara. Sejumlah jabatan strategis di Satreskrim, Satlantas hingga Intelkam berganti, (Aji Swasto/Liputansatu.id).

Hukum Kriminal

Reskrim dan Lantas Jadi Sorotan dalam Mutasi Besar Polres Tuban

Sabtu, 20 Jun 2026 - 01:30 WIB