Promo
Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadan 1447 H 2026 M Pemerintah Kabupaten Tuban

Kiai Ponpes Sunan Drajat Dihina di Medsos, Santri Laporkan Akun Tiktok ke Polisi

- Reporter

Selasa, 22 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah santri didamping kuasa hukum saat melaporkan akun TikTok @bagonggugat820 ke Polres Tuban, (Ist).

Sejumlah santri didamping kuasa hukum saat melaporkan akun TikTok @bagonggugat820 ke Polres Tuban, (Ist).

Lamongan – Tak terima sang guru atau kiainya dinistakan, alumni santri Pondok Pesantren Sunan Drajat Lamongan, melaporkan akun tiktok @bagonggugat820 ke Mapolres Lamongan. Akun ini memposting hinaan dan ujaran kebencian kepada KH Abdul Ghofur dengan kalimat yang kasar seperti “dukun politik berkedok kiai dan juga pengasuh pondok pesantren pilkada”.

Alumni Santri Ponpes Sunan Drajat yang berasal dari Lamongan, Bojonegoro dan Gresik itu resmi melayangkan laporan dugaan tindak pidana umum pencemaran nama baik dan pelanggaran Undang-undang informasi dan transaksi elektronik (UU ITE).

“Terus terang, jika narasi tersebut melukai hati dan perasaan kami para alumni hingga kami bergerak sukarela berkumpul dan menempuh jalur hukum ke Polres Lamongan,” kata Fahmi Fikri perwakilan alumni santri PP Sunan Drajat,Senin (21/10/2024).

Pengasuh PP Sunan Drajat dihina lewat media sosial yang dinarasikan ujaran kebencian menyebar di akun media sosial Tik Tok, dianggap sebagai pelecehan dan penistaan.

“Perwakilan kami delapan orang yang merupakan asli alumni PP Sunan Drajat, kedatangan kami untuk melaporkan kasus pelecehan nama baik pengasuh Ponpes Sunan Drajat,” tutur Fahmi.

Dengan membawa bukti untuk dijadikan bahan pelaporan. Seperti bukti screenshoot video dengan narasi dukun politik berkedok kiai, ngaku NU tapi dukung calon Muhammadiyah, dan itu jelas di unggah akun @bagonggugat820.

“Dua alumni santri Sunan Drajat di antara kami dimintai keterangan Unit Pidek, Satreskrim, Polres Lamongan,” terang Fahmi.

Akun tik tok @bagonggugat820 tersebut, lanjut Fahmi, sengaja menyebar fitnah dengan ujaran kebencian dan mencemarkan nama baik kiai Ghofur dengan narasi yang diposting secara beruntun dari tanggal 6 sampai 18 oktober kemarin.

“Setelah ditelusuri akun penghina sang kiai tersebut sudah hilang. Tapi kami selaku pihak alumni meminta penegak hukum untuk mengusut tuntas perkara ini,” pungkasnya.

Editor : Silvy

Berita Terkait

DPRD Tuban Desak Penindakan Tegas Limbah Pasir Kuarsa di Jenu
Izin Kirab Belum Turun, Aktivitas di Kwan Sing Bio Tuban Tetap Ramai
May Day di Situbondo 2026 Tanpa Demo, Buruh Pilih Dialog Terbuka di Pendopo
Ribuan Buruh Gelar Aksi May Day di Tuban, Enam Tuntutan Disampaikan ke Bupati
Pekerja Tewas Tersengat Listrik Saat Pasang Totem di SPBU Bancar Tuban
DLHP Tuban Perketat Pengawasan Tambang Kuarsa di Jenu, 25 Titik Disorot
Izin Kepolisian Belum Terbit, Kirab Kimsin Kwan Sing Bio Tuban Terancam Batal
Limbah Cucian Pasir Picu Pendangkalan Sungai di Jenu, Petani dan Nelayan Tuban Mengeluh

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 04:33 WIB

DPRD Tuban Desak Penindakan Tegas Limbah Pasir Kuarsa di Jenu

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:11 WIB

Izin Kirab Belum Turun, Aktivitas di Kwan Sing Bio Tuban Tetap Ramai

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:16 WIB

May Day di Situbondo 2026 Tanpa Demo, Buruh Pilih Dialog Terbuka di Pendopo

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:18 WIB

Ribuan Buruh Gelar Aksi May Day di Tuban, Enam Tuntutan Disampaikan ke Bupati

Kamis, 30 April 2026 - 20:43 WIB

DLHP Tuban Perketat Pengawasan Tambang Kuarsa di Jenu, 25 Titik Disorot

Berita Terbaru

Aktivitas cucian pasir kuarsa di Kecamatan Jenu Tuban yang dinilai mencemari sungi yang ada  di lingkungan sekitar, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Pemerintah

DPRD Tuban Desak Penindakan Tegas Limbah Pasir Kuarsa di Jenu

Sabtu, 2 Mei 2026 - 04:33 WIB

Advertisement
Promo Shopee
Berita Terbaru Hari Ini LiputanSatu.id
Ilustrasi LiputanSatu
Berita Tuban Terkini LiputanSatu.id
Gambar Berita LiputanSatu
Kabar Tuban Hari Ini - Klik Selengkapnya di LiputanSatu.id