Tuban – Polemik Kirab Kimsin (patung dewa) di Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Kwan Sing Bio Tuban yang tak mendapatkan izin tidak menyurutkan antusiasme tamu dari berbagai daerah.
Salah satunya datang dari TITD Bao An Gong Sumbawa. Kehadiran tamu tersebut turut difasilitasi Ketua Komisi II DPRD Tuban, Fahmi Fikroni, yang sebelumnya sempat menjadi sorotan terkait kunjungan DPRD ke klenteng.
Fahmi Fikroni mengaku tidak hanya sekadar mengantar tamu, tetapi juga membawa misi untuk meredam konflik internal yang hingga kini masih berlangsung di tubuh pengelola klenteng dan panitia kirab.
Ia mendampingi tamu dari Sumbawa, Herianto, untuk bertemu dengan pihak pengelola maupun panitia yang selama ini berada di posisi berbeda.
“Tadi saya antar tamu dari Sumbawa diterima Pak Alim Sugiantoro didampingi Pak Tio Eng Boo, dan di tempat terpisah disambut Pak Tjong Ping,” ujarnya.
Upaya Menjembatani Dua Kubu yang Berseberangan
Dalam kunjungannya, Fahmi menemui dua pihak yang selama ini terlibat dinamika, yakni pengelola klenteng dan panitia pelaksana kirab.
Langkah ini dinilai sebagai upaya menjembatani komunikasi yang selama ini berjalan terpisah. Ia berharap konflik yang ada tidak terus berlarut dan dapat segera menemukan titik temu.
Sebagai warga yang tinggal bersebelahan dengan klenteng, Fahmi merasa memiliki tanggung jawab moral untuk ikut menjaga kondusivitas lingkungan sekaligus mendorong perdamaian.
Ia berharap polemik yang terjadi dapat diselesaikan sebelum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kongco mendatang.
Kirab Terbatas, Klenteng Tetap Ramai
Meski kirab tidak mendapatkan izin untuk digelar di jalan umum, aktivitas di dalam area klenteng tetap berjalan dan menghadirkan keramaian.
Fahmi mengaku terharu melihat suasana klenteng kembali hidup dengan kehadiran umat, pedagang UMKM, serta panggung hiburan yang turut meramaikan kegiatan.
Di tengah polemik yang terjadi, ia mengapresiasi kedua belah pihak yang dinilai mampu menahan diri dan tidak mengedepankan ego masing-masing.
Menurutnya, sikap tersebut menjadi kunci agar kegiatan tetap berjalan kondusif tanpa memicu konflik terbuka.
Ia juga memberikan apresiasi kepada aparat TNI dan Polri yang telah menjaga keamanan selama rangkaian kegiatan berlangsung. (Az)