Kuota Pupuk Subsidi Dipangkas hingga 63 Persen, Petani Tuban Datangi DKP2P Minta Kejelasan

- Reporter

Kamis, 19 Februari 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Sejumlah petani Dusun Koro, Desa Pongpongan, Kecamatan Merakurak, mengikuti audiensi dengan DKP2P Tuban terkait dugaan pengurangan kuota pupuk subsidi tahun 2026, Rabu (18/2/2026), (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Tuban – Polemik pupuk subsidi kembali mencuat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Sejumlah petani asal Dusun Koro, Desa Pongpongan, Kecamatan Merakurak, mendatangi kantor Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP2P) Tuban, Rabu (18/02/2026), untuk memprotes dugaan pemangkasan kuota pupuk subsidi tahun 2026.
Para petani menyebut pengurangan alokasi mencapai sekitar 63 persen dibandingkan tahun 2025. Kondisi tersebut dikhawatirkan mengganggu proses pemupukan pada musim tanam berjalan dan berpotensi menurunkan produktivitas hasil panen.
Salah satu petani Dusun Koro, Rudi Wijaya, menilai pengurangan kuota tersebut sangat signifikan dan berdampak langsung terhadap kebutuhan pertanian di wilayahnya.
“Di tahun 2026 ini dikurangi atau dihapus sekitar 63 persen dari alokasi tahun 2025 kemarin. Jadi yang hilang itu lebih dari setengah alokasi sebelumnya,” ujarnya usai mengikuti audiensi.

Dugaan Kekeliruan Data Jadi Penyebab

Dalam pertemuan dengan pihak dinas, para petani mendapat penjelasan bahwa persoalan tersebut berkaitan dengan proses pendataan kebutuhan pupuk. Perbaikan data disebut akan segera dilakukan dengan pengawalan bersama antara petani, penyuluh, dan instansi terkait.
Menurut Rudi, pihak Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) juga mengakui adanya kekeliruan dalam proses input data yang berdampak pada berkurangnya kuota pupuk subsidi tahun ini.
“Tadi disampaikan akan ada perbaikan data, dan dari PPL juga mengakui ada kekeliruan dalam pendataan,” imbuhnya.

Pupuk Indonesia Siap Salurkan Sesuai Kuota

Sementara itu, Account Executive PT Pupuk Indonesia wilayah Tuban, Deni Eka, membenarkan telah berlangsung audiensi antara petani, DKP2P Tuban, serta pihak terkait lainnya.
Hasil pengecekan sementara menunjukkan alokasi pupuk subsidi untuk Dusun Koro pada tahun anggaran 2026 tercatat masing-masing 137 ton pupuk urea dan 137 ton pupuk NPK.
“Pupuk Indonesia siap menyalurkan sesuai kuota yang ada,” tegasnya.
Ia menjelaskan bahwa sistem pembaruan data Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) dibuka setiap empat bulan sekali. Pembaruan berikutnya diperkirakan berlangsung pada Mei mendatang melalui tim entri di tingkat kecamatan.
“Nanti kita mengikuti jatah RDKK yang sudah ter-update. Intinya, Pupuk Indonesia siap menyalurkan pupuk subsidi di Kabupaten Tuban sesuai RDKK dan SK alokasi pemerintah daerah,” tandasnya.

DKP2P Belum Beri Penjelasan Resmi

Di sisi lain, Kepala Bidang Sarana Pertanian DKP2P Tuban, Hart Novembria Susetyowati, belum bersedia memberikan keterangan saat dikonfirmasi dan mengarahkan pertanyaan kepada Kepala DKP2P Tuban, Eko Julianto.
Namun ketika ditemui di ruang kerjanya, Eko tidak berada di tempat karena tengah mengikuti rapat di Kantor Pemerintah Kabupaten Tuban. Upaya konfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp juga belum mendapat respons hingga berita ini diturunkan.
Para petani berharap pemerintah daerah segera memberikan kepastian terkait kuota pupuk subsidi agar proses tanam tidak terganggu dan potensi penurunan hasil panen dapat dihindari. (Az)

Editor : Kief

Berita Terkait

Heboh di Pasar Wage Grabagan Tuban, Warga Tangkap Wanita Pengedar Uang Palsu
DPRD Tuban Desak Penindakan Tegas Limbah Pasir Kuarsa di Jenu
Izin Kirab Belum Turun, Aktivitas di Kwan Sing Bio Tuban Tetap Ramai
May Day di Situbondo 2026 Tanpa Demo, Buruh Pilih Dialog Terbuka di Pendopo
Ribuan Buruh Gelar Aksi May Day di Tuban, Enam Tuntutan Disampaikan ke Bupati
Pekerja Tewas Tersengat Listrik Saat Pasang Totem di SPBU Bancar Tuban
DLHP Tuban Perketat Pengawasan Tambang Kuarsa di Jenu, 25 Titik Disorot
Masalah IT Jadi Biang Kerok Turunnya Akreditasi RSUD dr Koesma Tuban

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 17:02 WIB

Heboh di Pasar Wage Grabagan Tuban, Warga Tangkap Wanita Pengedar Uang Palsu

Sabtu, 2 Mei 2026 - 04:33 WIB

DPRD Tuban Desak Penindakan Tegas Limbah Pasir Kuarsa di Jenu

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:11 WIB

Izin Kirab Belum Turun, Aktivitas di Kwan Sing Bio Tuban Tetap Ramai

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:16 WIB

May Day di Situbondo 2026 Tanpa Demo, Buruh Pilih Dialog Terbuka di Pendopo

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:18 WIB

Ribuan Buruh Gelar Aksi May Day di Tuban, Enam Tuntutan Disampaikan ke Bupati

Berita Terbaru

Advertisement
Exit mobile version