Pasokan dan Harga Minyak Kita
JAKARTA, INDONESIA – 10 Desember 2024 ,Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan langkah strategis kepada Bulog untuk memastikan ketersediaan dan stabilitas harga minyak goreng “Minyak Kita”. Arahan ini bertujuan mengantisipasi lonjakan permintaan sekaligus mencegah potensi spekulasi harga di pasaran.
Strategi Pengamanan Pasokan
Prabowo meminta agar distribusi minyak goreng bersubsidi seperti “Minyak Kita” dilakukan secara merata ke seluruh wilayah Indonesia, termasuk daerah terpencil. Instruksi ini mencakup peningkatan pengawasan terhadap rantai distribusi untuk mencegah penimbunan yang dapat memicu kelangkaan.
“Ketersediaan minyak goreng di tengah masyarakat harus menjadi prioritas, khususnya menjelang Nataru, di mana kebutuhan rumah tangga cenderung meningkat,” ujar Prabowo dalam pernyataan resminya.
Upaya Stabilitas Harga
Selain memastikan ketersediaan, Prabowo juga menekankan pentingnya pengawasan harga di tingkat pasar. Beliau menginstruksikan kerja sama antara Bulog,pemerintah daerah, distributor, dan aparat keamanan untuk menjaga agar harga “Minyak Kita” tetap sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan.
Pemerintah juga berencana menggelar operasi pasar di beberapa wilayah strategis untuk menekan kenaikan harga yang biasanya terjadi selama musim liburan.
Antisipasi Lonjakan Permintaan
Perayaan Nataru biasanya disertai dengan peningkatan konsumsi kebutuhan pokok, termasuk minyak goreng. Dengan kebijakan ini, pemerintah berupaya memastikan masyarakat dapat memenuhi kebutuhannya tanpa beban tambahan akibat lonjakan harga.
Masyarakat diimbau untuk tidak panik membeli, karena pemerintah menjamin pasokan tetap aman selama periode Nataru.
Editor : Agus Susanto












