Minyak Kita : Jelang Natal dan Tahun baru 2025, Prabowo Instruksikan Pengamanan Pasokan dan Harga

- Reporter

Selasa, 10 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jelang Natal dan Tahun baru 2025, Prabowo Instruksikan Pengamanan Pasokan dan Harga Minyak Kita.(Ist)

Jelang Natal dan Tahun baru 2025, Prabowo Instruksikan Pengamanan Pasokan dan Harga Minyak Kita.(Ist)

Pasokan dan Harga Minyak Kita

JAKARTA, INDONESIA – 10 Desember 2024 ,Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan langkah strategis kepada Bulog untuk memastikan ketersediaan dan stabilitas harga minyak goreng “Minyak Kita”. Arahan ini bertujuan mengantisipasi lonjakan permintaan sekaligus mencegah potensi spekulasi harga di pasaran.

Strategi Pengamanan Pasokan

Prabowo meminta agar distribusi minyak goreng bersubsidi seperti “Minyak Kita” dilakukan secara merata ke seluruh wilayah Indonesia, termasuk daerah terpencil. Instruksi ini mencakup peningkatan pengawasan terhadap rantai distribusi untuk mencegah penimbunan yang dapat memicu kelangkaan.

“Ketersediaan minyak goreng di tengah masyarakat harus menjadi prioritas, khususnya menjelang Nataru, di mana kebutuhan rumah tangga cenderung meningkat,” ujar Prabowo dalam pernyataan resminya.

Upaya Stabilitas Harga

Selain memastikan ketersediaan, Prabowo juga menekankan pentingnya pengawasan harga di tingkat pasar. Beliau menginstruksikan kerja sama antara Bulog,pemerintah daerah, distributor, dan aparat keamanan untuk menjaga agar harga “Minyak Kita” tetap sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan.

Pemerintah juga berencana menggelar operasi pasar di beberapa wilayah strategis untuk menekan kenaikan harga yang biasanya terjadi selama musim liburan.

Antisipasi Lonjakan Permintaan

Perayaan Nataru biasanya disertai dengan peningkatan konsumsi kebutuhan pokok, termasuk minyak goreng. Dengan kebijakan ini, pemerintah berupaya memastikan masyarakat dapat memenuhi kebutuhannya tanpa beban tambahan akibat lonjakan harga.

Masyarakat diimbau untuk tidak panik membeli, karena pemerintah menjamin pasokan tetap aman selama periode Nataru.

Editor : Agus Susanto

Berita Terkait

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban
Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat
Kasus Burung Cendet Baluran: Kakek Masir Bebas Setelah 5 Bulan 20 Hari Ditahan
Alih Fungsi KUD Jadi Dapur MBG di Senori Disorot, Pemerintah Desa dan Forkopimcam Mengaku Tak Tahu
Polemik Dugaan Perselingkuhan Oknum BPD Ngadipuro, Warga Desak Mundur
Himbauan Wakaf ASN Kemenag Tuban Tuai Polemik, Nominal Rp1 Juta Dinilai Memberatkan
Aktivitas Kendaraan Berat Picu Kerusakan Jalan Merakurak–Jenu, Warga Keluhkan Risiko Keselamatan
Divonis 5 Bulan 20 Hari, Kasus Kakek Masir di Taman Nasional Baluran Resmi Berakhir

Berita Terkait

Sabtu, 10 Januari 2026 - 23:55 WIB

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Januari 2026 - 13:03 WIB

Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:35 WIB

Kasus Burung Cendet Baluran: Kakek Masir Bebas Setelah 5 Bulan 20 Hari Ditahan

Kamis, 8 Januari 2026 - 20:02 WIB

Alih Fungsi KUD Jadi Dapur MBG di Senori Disorot, Pemerintah Desa dan Forkopimcam Mengaku Tak Tahu

Kamis, 8 Januari 2026 - 19:19 WIB

Polemik Dugaan Perselingkuhan Oknum BPD Ngadipuro, Warga Desak Mundur

Berita Terbaru

Pembeli solar bersubsidi menggunakan drum 200 liter diduga tanpa surat rekom dan abaikan konsumen kendaraan pribadi, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Hukum Kriminal

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Jan 2026 - 23:55 WIB

Rekan dan keluarga nelayan Tuban yang berhasil diselamatkan setelah dilaporkan hilang, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Peristiwa

Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat

Sabtu, 10 Jan 2026 - 21:49 WIB

Advertisement
Promo Shopee