Dirgahayu Republik Indonesia ke-81

Satgas Pangan Tuban, Sidak Pedagang

- Reporter

Selasa, 8 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satgas Pangan Tuban, lakukan inspeksi mendadak di salah satu toko di Pasar Baru Tuban (gambar : Assa Annazili)

Satgas Pangan Tuban, lakukan inspeksi mendadak di salah satu toko di Pasar Baru Tuban (gambar : Assa Annazili)

Tuban – Satgas Pangan Kabupaten Tuban lakukan inspeksi mendadak (sidak) ke para pedagang di Tuban siang tadi (08/09/2026) untuk memastikan harga beras sesuai harga acuan penjualan (HAP). Tim yang beranggotakan dari kepolisian, Dinas Koperasi, UMKM, dan Perdagangan (Diskopumdag), Bulog, dan Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP2P) tersebut datangi pedagang di Pasar Baru Tuban, dan beberapa toko modern di Kabupaten Tuban.

Tutik salah satu pedagang yang lapaknya didatangi petugas mengaku saat ini beras biasa di tokonya dijual dengan harga 14 ribu rupiah per kilo. Sedangkan beras premium dijual dengan harga 15 ribu rupiah per kilo.

Harga tersebut selisih dari harga sebelum adanya kenaikan. Untuk harga beras biasa sebelum naik 13,5 ribu rupiah per kilo, dan untuk beras premium 14,5 ribu rupiah per kilo.

“Ada kenaikan sekitar lima ratus rupiah,” ujarnya.

Kenaikan harga ini menurutnya diakibatkan stok beras yang mulai menipis di tengah kemarau panjang. Dengan jumlah stok yang menurun, jumlah permintaan tidak ikut menurun menjadikan harga beras mengalami peningkatan.

“Stoknya dari pemasok menurun,” ujar Tutik.

Sementara itu Ketua Satgas Pangan Tuban, IPDA Febri Bachtiar Irawan kepada awak media menyebutkan dari hasil sidak yang dilakukan para pedagang masih menjual sesuai HAP. Sejauh ini rata-rata penjual mematok harga 14,9 ribu rupiah untuk beras premium, dan 13,5 ribu rupiah per kilo untuk beras medium.

Dia menyampaikan apa yang dilakukan tim Satgas Pangan saat ini guna memastikan kualitas, stok, dan harga beras yang ada di pasar. Meski disebut terjadi penurunan stok, jumlah stok masih terbilang aman karena pada masa panen sebelumnya jumlah stok beras di Tuban mengalami surplus.

“Jadi stoknya masih aman,” ujarnya.

Selain di pasar, dia juga menyampaikan akan melakukan sidak di Bravo dan Samudra Swalayan. Sehingga ketersediaan beras, kualitas, dan harganya dapat terpantau dan terkendali. (Az/Kiev)

Editor : Mukhyidin Khifdi

Berita Terkait

Sidak 24 Personel Satresnarkoba Polres Bojonegoro Jalani Tes Urine
PN Tuban Lakukan Constatering, Aset Kepala Desa Temandang Sebelum Dilakukan Proses Eksekusi
Warga Socorejo Geruduk PT IMB Tuban, Dampak Bau Limbah
Pemuda Asal Mliwang Ditemukan Meninggal di Rumah Kakaknya di Kerek
SBI Tuban Bekali Warga Keterampilan Sablon, Dorong Lahirnya Usaha Baru
31 SPPG MBG di Tuban Disuspend BGN, Soko Terbanyak
Setelah Dimutasi dari Kejari Tuban ke Kejati Jatim, EDP Akhirnya Buka Suara
Kemarau Makin Panjang, 18 Desa di Tuban Mulai Krisis Air Bersih

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 13:15 WIB

Sidak 24 Personel Satresnarkoba Polres Bojonegoro Jalani Tes Urine

Rabu, 9 September 2026 - 21:59 WIB

PN Tuban Lakukan Constatering, Aset Kepala Desa Temandang Sebelum Dilakukan Proses Eksekusi

Rabu, 9 September 2026 - 21:28 WIB

Warga Socorejo Geruduk PT IMB Tuban, Dampak Bau Limbah

Rabu, 9 September 2026 - 20:28 WIB

Pemuda Asal Mliwang Ditemukan Meninggal di Rumah Kakaknya di Kerek

Selasa, 8 September 2026 - 20:13 WIB

SBI Tuban Bekali Warga Keterampilan Sablon, Dorong Lahirnya Usaha Baru

Berita Terbaru

Wakapolres Bojonegoro Kompol. Ferry Dharmawan memantau pemeriksaan didampingi Kasat Reserse Narkoba AKP. Harjo. (Gambar : ist.)

Hukum Kriminal

Sidak 24 Personel Satresnarkoba Polres Bojonegoro Jalani Tes Urine

Kamis, 10 Sep 2026 - 13:15 WIB

Warga geruduk PT Indo Mina Bahari akibat bau limbah (09/09/2026) (gambar : Moh. Said)

Daerah

Warga Socorejo Geruduk PT IMB Tuban, Dampak Bau Limbah

Rabu, 9 Sep 2026 - 21:28 WIB

Banner Liputansatu
Banner Liputansatu
Banner Liputansatu