Bojonegoro – Pengawasan internal terhadap personel kepolisian diperketat. Polres Bojonegoro secara mendadak menggelar inspeksi dan tes urine terhadap seluruh personel Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba), Rabu (09/09/2026).
Sebanyak 24 personel Satresnarkoba menjalani pemeriksaan urine yang dilakukan oleh tim medis Rumah Sakit Bhayangkara Wahyu Tutuko Bojonegoro. Pemeriksaan tersebut dipimpin langsung Wakapolres Bojonegoro Kompol Ferry Dharmawan. Tes dilakukan secara mendadak sebagai langkah pengawasan sekaligus pencegahan terhadap potensi penyalahgunaan narkotika di lingkungan internal kepolisian.
Satu per satu anggota menjalani pemeriksaan urine yang telah disiapkan tim medis. Seluruh personel juga diwajibkan tetap berada di lokasi hingga seluruh rangkaian pemeriksaan selesai dan hasil tes diketahui.
Hasilnya, 24 personel Satresnarkoba dinyatakan negatif narkoba. Hasil tersebut menjadi bagian dari upaya Polres Bojonegoro memastikan personel yang sehari-hari bertugas dalam pemberantasan narkotika tetap memiliki integritas serta menjalankan tugas secara profesional.
Wakapolres Bojonegoro Kompol Ferry Dharmawan mengatakan, pemeriksaan mendadak tersebut merupakan bagian dari pengawasan internal. Selain itu juga menjadi upaya preventif agar tidak ada anggota Polri yang terlibat penyalahgunaan narkoba.
Menurutnya, pemberantasan narkoba harus dimulai dari lingkungan internal kepolisian. “Kalau kita ingin memberantas narkoba di masyarakat, tentu harus dimulai dari internal. Anggota harus menjadi contoh dan panutan bagi masyarakat,” ujar Kompol Ferry Dharmawan, didampingi Kasat Narkoba Polres Bojonegoro AKP Harjo.
Ia menegaskan, tes urine secara mendadak juga menjadi bagian dari upaya menjaga marwah institusi Polri. Setiap anggota dituntut tetap memegang teguh profesionalisme dan integritas dalam menjalankan tugas.
“Tes ini dilakukan secara mendadak untuk memastikan anggota selalu menjaga marwah dan tugasnya sebagai anggota Polri, sekaligus menjadi contoh yang baik bagi masyarakat,” imbuhnya.
Kompol Ferry menambahkan, pemeriksaan serupa akan menjadi bagian dari komitmen Polres Bojonegoro dalam menciptakan lingkungan kerja yang bersih dari penyalahgunaan narkotika.
Dengan seluruh 24 personel yang menjalani pemeriksaan dinyatakan negatif, Polres Bojonegoro menegaskan komitmennya memperkuat pengawasan internal sekaligus memastikan pemberantasan narkoba dilakukan secara profesional, berintegritas, dan bertanggung jawab. (Az/Kiev)
Editor : Mukhyidin Khifdi












