Dirgahayu Republik Indonesia ke-81

Gus Lilur Dukung Gus Kikin Pilih Lukman Edy Jadi Sekjen PBNU, Bantah Isu PKB Come Back

- Reporter

Kamis, 10 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy atau Gus Lilur menyatakan dukungan kepada Ketua Umum PBNU terpilih Gus Kikin dalam penyusunan kepengurusan PBNU, termasuk wacana penunjukan Lukman Edy sebagai Sekretaris Jenderal PBNU, (Fia Rahma/Liputansatu.id).

HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy atau Gus Lilur menyatakan dukungan kepada Ketua Umum PBNU terpilih Gus Kikin dalam penyusunan kepengurusan PBNU, termasuk wacana penunjukan Lukman Edy sebagai Sekretaris Jenderal PBNU, (Fia Rahma/Liputansatu.id).

Situbondo – Warga Nahdlatul Ulama (NU) sekaligus Kiai Kampung asal Situbondo, HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy atau Gus Lilur, menyatakan dukungan terbuka kepada Ketua Umum PBNU terpilih KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin) dalam proses penyusunan kepengurusan PBNU periode mendatang.

Pernyataan itu disampaikan Gus Lilur menyusul munculnya isu yang menyebut penunjukan Lukman Edy sebagai calon Sekretaris Jenderal PBNU merupakan tanda “PKB Come Back” di tubuh organisasi.

Menurut Gus Lilur, isu tersebut merupakan fitnah yang muncul setelah rapat formatur pertama penyusunan pengurus PBNU dan dipicu oleh kekecewaan pihak tertentu terhadap dinamika pembentukan kepengurusan.

Gus Lilur menilai Gus Kikin memiliki dua dasar objektif dalam menyusun pengurus PBNU, yakni profesionalisme dan keterwakilan wilayah. Karena itu, ia menyebut nama Lukman Edy dinilai layak menempati posisi Sekjen PBNU.

“Lukman Edy adalah mantan Menteri PDT dan mantan Sekjen PKB. Ia juga operator lapangan sekaligus bagian dari tim sukses Gus Kikin, sehingga memiliki pengalaman yang mumpuni untuk mengemban jabatan Sekjen PBNU,” ujar Gus Lilur dalam pernyataan tertulisnya.

Ia menegaskan, wajar apabila seorang ketua umum memilih orang yang telah bekerja bersama dan memahami arah kepemimpinannya untuk menduduki posisi strategis di organisasi.

Gus Lilur juga menyinggung munculnya kekecewaan terhadap nama Lukman Edy yang kemudian berkembang menjadi gosip murah bertajuk “PKB Come Back”. Menurutnya, narasi tersebut tidak berdasar dan hanya menjadi fitnah di tengah proses pembentukan kepengurusan.

Selain itu, Gus Lilur mengingatkan bahwa PBNU merupakan organisasi nasional sehingga penyusunan pengurus harus mencerminkan keterwakilan seluruh Indonesia, bukan didominasi satu wilayah tertentu.

“PBNU memang bukan PWNU Jawa Timur. Rais Aam PBNU dari Jawa Timur dan Ketua Umum PBNU juga dari Jawa Timur. Masa jabatan strategis lainnya juga diisi orang Jawa Timur semua?” katanya.

Ia berharap Gus Kikin tetap konsisten menyusun kepengurusan yang mengedepankan profesionalisme, kemampuan, dan representasi wilayah secara proporsional.

“PBNU harus menjadi PBNU yang Indonesia, bukan PBNU ala PWNU Jawa Timur. Terus maju Gus Kikin, semoga para muassis membersamai panjenengan,” tutup Gus Lilur. (Fia)

Berita Terkait

El Nino Mengancam Tuban, BMKG Ingatkan Warga: Jangan Bakar Lahan!
Bocah 8 Tahun Tenggelam di Pantai Karangagung Tuban
30 Tahun Tukar Guling TKD Purworejo dari PT TPU Buntu
Kontrak Habis 30 September, PPPK Paruh Waktu Tuban Tetap Diminta Masuk Kerja
Tower BTS Belum Berizin Disegel, Satpol PP Tuban Mulai Sisir Sejumlah Titik
Kekeringan Ekstrem, 28 Desa di Tuban Bergantung Droping Air
LP2B Sumberejo Kulon Disorot, DPRD Tulungagung Minta Pengawasan Diperketat
Wakapolresta Tuban Resmi Dijabat AKBP, Windy Syafutra Gantikan Kompol Supiyan

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:11 WIB

El Nino Mengancam Tuban, BMKG Ingatkan Warga: Jangan Bakar Lahan!

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:36 WIB

Bocah 8 Tahun Tenggelam di Pantai Karangagung Tuban

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:25 WIB

30 Tahun Tukar Guling TKD Purworejo dari PT TPU Buntu

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 19:07 WIB

Kontrak Habis 30 September, PPPK Paruh Waktu Tuban Tetap Diminta Masuk Kerja

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Tower BTS Belum Berizin Disegel, Satpol PP Tuban Mulai Sisir Sejumlah Titik

Berita Terbaru

Ilustrasi anak tenggelam

Peristiwa

Bocah 8 Tahun Tenggelam di Pantai Karangagung Tuban

Senin, 5 Okt 2026 - 18:36 WIB

Kantor Kepala Desa Purworejo (gambar : ist.)

Daerah

30 Tahun Tukar Guling TKD Purworejo dari PT TPU Buntu

Senin, 5 Okt 2026 - 18:25 WIB

Banner Liputansatu
Banner Liputansatu
Banner Liputansatu