Situbondo: Jembatan Penghubung di Dusun Tampelan Putus, Ratusan Warga Terisolir

- Reporter

Kamis, 30 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi jembatan penghubung di Desa Tampelan, Situbondo(Foto: Fia Rahma/Liputansatu.id).

Kondisi jembatan penghubung di Desa Tampelan, Situbondo(Foto: Fia Rahma/Liputansatu.id).

SITUBONDO, JATIM – Hujan deras yang mengguyur wilayah Dusun Tampelan, Kecamatan Jatibanteng, Kabupaten Situbondo, menyebabkan banjir di sungai setempat hingga mengakibatkan jembatan penghubung putus. Akibatnya, ratusan warga di dusun tersebut mengalami keterisolasian.

Koordinator Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Situbondo, Puriyono, menjelaskan bahwa intensitas hujan yang tinggi membuat debit air sungai meningkat dan menghanyutkan jembatan yang terbuat dari kayu serta bambu. Jembatan berukuran panjang 50 meter dan lebar 3 meter ini merupakan akses utama warga Dusun Tampelan untuk beraktivitas menuju desa maupun dusun lain.

Ratusan Warga Kesulitan Beraktifitas

“Hal ini berdampak pada sekitar 200 kepala keluarga (KK) atau sekitar 400 warga setempat. Selain itu, kendaraan tidak dapat melintas, dan warga yang berjalan kaki pun harus menuruni sungai dengan kondisi medan yang cukup dalam dan terjal,” ujar Puriyono pada Kamis (30/1/2025).

Warga Berencana Bangun Jembatan Darurat

Sebagai solusi sementara, warga setempat bersama pihak desa berencana membangun jembatan darurat secara gotong royong agar akses dapat kembali digunakan, setidaknya untuk pejalan kaki dan kendaraan roda dua.

“Kemungkinan besar warga dan perangkat desa akan bekerja sama membuat jembatan darurat agar aktivitas masyarakat bisa kembali normal,” tambahnya.

Baca juga: Banjir Luapan Sungai Curah Panggeng,Jalur Pantura Situbondo Terputus

Puriyono juga mengimbau masyarakat Situbondo untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi, mengingat curah hujan masih tinggi dalam beberapa hari ke depan.

“Kami mengingatkan warga agar tetap waspada terhadap potensi banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang, mengingat prakiraan cuaca menunjukkan hujan deras masih akan terjadi di wilayah Kabupaten Situbondo,” pungkasnya.(Fia/Din)

Editor : Mukhyidin khifdhi

Berita Terkait

Jalan Rusak di Pantura Tuban Kembali Makan Korban, Pengendara Tewas Usai Hindari Lubang
Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban
Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat
Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat
Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026
Update Penemuan Mayat di Sungai Sampean Lama: Korban Dipastikan Perempuan
Pembalakan Liar Marak di Tuban, 11 Batang Kayu Jati Diamankan di KPH Jatirogo
Kasus Burung Cendet Baluran: Kakek Masir Bebas Setelah 5 Bulan 20 Hari Ditahan

Berita Terkait

Minggu, 11 Januari 2026 - 18:42 WIB

Jalan Rusak di Pantura Tuban Kembali Makan Korban, Pengendara Tewas Usai Hindari Lubang

Sabtu, 10 Januari 2026 - 23:55 WIB

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Januari 2026 - 21:49 WIB

Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 13:03 WIB

Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 07:54 WIB

Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026

Berita Terbaru

Pembeli solar bersubsidi menggunakan drum 200 liter diduga tanpa surat rekom dan abaikan konsumen kendaraan pribadi, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Hukum Kriminal

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Jan 2026 - 23:55 WIB

Rekan dan keluarga nelayan Tuban yang berhasil diselamatkan setelah dilaporkan hilang, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Peristiwa

Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat

Sabtu, 10 Jan 2026 - 21:49 WIB

Advertisement
Promo Shopee