Dirgahayu Republik Indonesia ke-81

Tragedi di Puncak Carstensz Pyramid: Dua Pendaki WNI Meninggal Dunia Akibat Cuaca Buruk

- Reporter

Minggu, 2 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Proses evakuasi pendaki Puncak Carstensz,(Ist).

Proses evakuasi pendaki Puncak Carstensz,(Ist).

Mimika, 2 Maret 2025 – Sebuah tragedi terjadi di Puncak Carstensz Pyramid, Papua, setelah lima pendaki Warga Negara Indonesia (WNI) mengalami kondisi darurat akibat cuaca ekstrem. Dua pendaki, Lilie Wijayanti Poegiono dan Elsa Laksono, meninggal dunia akibat hipotermia saat perjalanan turun dari puncak. Sementara itu, tiga pendaki lainnya—Indira Alaika, Alvin Reggy Perdana, dan Saroni—berhasil selamat setelah bertahan semalaman di dekat puncak hingga tim penyelamat datang.

Kronologi Kejadian

Menurut laporan yang diterima pada Sabtu, 1 Maret 2025, pukul 22.30 WIT, cuaca ekstrem berupa hujan salju, hujan deras, dan angin kencang melanda kawasan Puncak Carstensz, mengakibatkan para pendaki mengalami hipotermia.

Rombongan pendaki WNI yang terdiri dari tujuh orang telah memulai ekspedisi sejak 26 Februari 2025. Mereka berangkat dari Bandara Moses Kilangin, Timika, menggunakan helikopter menuju Base Camp Yellow Valley. Setelah dua hari melakukan aklimatisasi, mereka memulai pendakian menuju puncak Carstensz pada Jumat, 28 Februari 2025, pukul 04.00 WIT bersama dengan 13 pendaki lainnya, termasuk lima guide.

Saat perjalanan turun dari puncak pada Jumat malam, Indira Alaika mengalami gejala hipotermia. Tim base camp segera melakukan koordinasi untuk penyelamatan, namun upaya penyelamatan terkendala oleh cuaca ekstrem.

Pada Sabtu dini hari, pukul 00.07 WIT, tim penyelamat berupaya mencapai lokasi pendaki yang terjebak. Sayangnya, pukul 02.07 WIT, dua pendaki, Lilie Wijayanti Poegiono dan Elsa Laksono, dinyatakan meninggal dunia di Teras 2 akibat hipotermia.

Sementara itu, tiga pendaki yang masih hidup—Indira, Alvin, dan Saroni—bertahan di dekat puncak dalam kondisi kritis hingga tim penyelamat tiba pada pukul 10.24 WIT. Mereka kemudian diberikan pertolongan pertama sebelum dibawa turun ke base camp.

Evakuasi jenazah Lilie dan Elsa dilakukan secara bertahap. Satu jenazah berhasil dievakuasi ke base camp pada pukul 16.41 WIT, sedangkan evakuasi jenazah kedua dijadwalkan pada 2 Maret 2025 dini hari.

Identitas Pendaki

Meninggal Dunia:

  1. Lilie Wijayanti Poegiono (Perempuan, lahir di Malang, 2 Oktober 1965)
    • Alamat: Kota Bandung, Jawa Barat
  2. Elsa Laksono (Perempuan, lahir di Malang, 24 Juli 1965)
    • Alamat: Jakarta Selatan, DKI Jakarta

Selamat (Mengalami Hipotermia):

  1. Indira Alaika
  2. Alvin Reggy Perdana
  3. Saroni

Upaya Penyelamatan dan Evakuasi

Tim penyelamat menghadapi tantangan besar dalam evakuasi karena cuaca yang tidak bersahabat. Upaya penyelamatan dimulai sejak Jumat malam, namun baru pada Sabtu siang tim berhasil mencapai para pendaki yang selamat. Evakuasi jenazah dilakukan secara bertahap mengingat medan yang sulit dan kondisi cuaca yang terus memburuk.

Insiden ini menjadi pengingat akan bahaya cuaca ekstrem di puncak-puncak gunung tinggi. Para pendaki diharapkan selalu memperhitungkan faktor keselamatan sebelum melakukan pendakian, terutama di jalur-jalur ekstrem seperti Carstensz Pyramid.(Sumber: APG)

Editor : Mukhyidin Khifdhi

Berita Terkait

Tabrak Truk Misterius di Jalan Tuban-Widang, Pemotor Asal Lamongan Tewas Terlindas
Kebakaran Lahan Proyek GRR Tuban, Asap Tebal Ganggu Jarak Pandang Jalur Nasional
Truk Oleng Tabrak Pick Up hingga Dump Truck di Jalur Tuban-Bancar, Dua Pengemudi Luka
Diduga Depresi, Pria Asal Lumajang Ditemukan Meninggal di Rumah Pamannya di Tuban
Kebakaran Proyek Wika di Tuban Diduga Dipicu Puntung Rokok, Kok Tak Dilaporkan ke Damkar?
Kebakaran Hebat di Babat Lamongan, Puluhan Lapak dan 2 Motor Ludes Terbakar
Jalan Desa Jadi Jalur Tambang, DPRD Tuban: DLH-P Jangan Lempar Tanggung Jawab
Penemuan Potongan Kaki Manusia Gegerkan Warga Pesisir Palang Tuban

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:54 WIB

Tabrak Truk Misterius di Jalan Tuban-Widang, Pemotor Asal Lamongan Tewas Terlindas

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:50 WIB

Kebakaran Lahan Proyek GRR Tuban, Asap Tebal Ganggu Jarak Pandang Jalur Nasional

Rabu, 12 Agustus 2026 - 15:09 WIB

Truk Oleng Tabrak Pick Up hingga Dump Truck di Jalur Tuban-Bancar, Dua Pengemudi Luka

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:07 WIB

Diduga Depresi, Pria Asal Lumajang Ditemukan Meninggal di Rumah Pamannya di Tuban

Selasa, 11 Agustus 2026 - 15:54 WIB

Kebakaran Proyek Wika di Tuban Diduga Dipicu Puntung Rokok, Kok Tak Dilaporkan ke Damkar?

Berita Terbaru

Polresta Tuban memaparkan hasil Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2026. Polisi mengungkap empat kasus dengan empat tersangka dan menyita total 53,649 gram sabu, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Hukum Kriminal

Operasi Tumpas Narkoba, Polresta Tuban Sita 53,6 Gram Sabu

Jumat, 28 Agu 2026 - 20:03 WIB

Petugas kepolisian Polsek Jenu, berhasil mengamankan AYL saat berada di sebuah gazebo kawasan Pantai Cemara Tuban, Rabu (26/08/2026), (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Hukum Kriminal

Chef MBG di Jenu Diduga Peras Kekasih Gelap, Ancam Sebar Video Intim

Kamis, 27 Agu 2026 - 18:38 WIB

Banner Liputansatu
Banner Liputansatu
Banner Liputansatu