Dirgahayu Republik Indonesia ke-81

Tren PMI Tuban Meningkat, Bekerja ke Luar Negeri Kini Jadi Strategi Sejahtera

- Reporter

Jumat, 3 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi pekerja migran asal Tuban bersiap berangkat ke luar negeri untuk meningkatkan kesejahteraan, dengan latar aktivitas bandara dan berbagai sektor pekerjaan seperti konstruksi dan perhotelan, (Ilustrasi/Liputansatu.id).

Ilustrasi pekerja migran asal Tuban bersiap berangkat ke luar negeri untuk meningkatkan kesejahteraan, dengan latar aktivitas bandara dan berbagai sektor pekerjaan seperti konstruksi dan perhotelan, (Ilustrasi/Liputansatu.id).

Tuban – Perubahan pola pikir masyarakat dalam mencari pekerjaan kian terlihat. Bekerja ke luar negeri kini tidak lagi dipandang sebagai opsi terakhir, melainkan strategi untuk meningkatkan kesejahteraan hidup. Fenomena ini tercermin dari meningkatnya jumlah Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Tuban dalam beberapa tahun terakhir.

Jumlah PMI Terus Meningkat

Berdasarkan data Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerin) Tuban, sepanjang tahun 2025 tercatat sebanyak 344 warga berangkat ke luar negeri. Dari jumlah tersebut, 154 orang melalui skema penempatan perusahaan (P3MI), sementara 190 lainnya berangkat melalui jalur mandiri dan program antar pemerintah (G2G).
Kepala Disnakerin Tuban, Rohman Ubaid, mengungkapkan bahwa peningkatan ini didorong oleh keinginan masyarakat untuk segera memperoleh pekerjaan dengan penghasilan yang lebih menjanjikan.
“Motivasi utamanya karena ingin cepat bekerja dan mendapatkan penghasilan yang lebih baik,” ujarnya.

Tren tersebut berlanjut pada awal tahun 2026. Hingga akhir Februari, tercatat sebanyak 22 calon PMI tengah menjalani proses pemberangkatan. Hal ini menunjukkan minat masyarakat untuk bekerja ke luar negeri masih relatif stabil.

Negara Tujuan Mulai Bergeser

Tak hanya dari sisi jumlah, pergeseran juga terjadi pada negara tujuan. Jika sebelumnya Malaysia menjadi tujuan utama, kini para pekerja asal Tuban mulai melirik negara lain seperti Taiwan, Hong Kong, Turki, hingga Arab Saudi. Perubahan ini dipengaruhi oleh kebijakan di Malaysia yang sempat membatasi sejumlah sektor pekerjaan bagi tenaga kerja asing.

Di sisi lain, jenis pekerjaan yang digeluti PMI juga semakin beragam. Tidak lagi didominasi sektor domestik, para pekerja kini mulai merambah bidang konstruksi hingga perhotelan yang dinilai memiliki peluang pengembangan keterampilan lebih luas.

Sebelum diberangkatkan, para calon PMI dibekali berbagai pelatihan, mulai dari peningkatan keterampilan kerja, kemampuan bahasa, hingga kesiapan fisik dan mental. Langkah ini dilakukan guna memastikan mereka mampu bersaing di pasar kerja internasional.

Pemerintah Perketat Perlindungan

Pemerintah daerah pun menegaskan komitmennya dalam memberikan perlindungan bagi para PMI. Disnakerin Tuban memperketat pengawasan, khususnya terkait kelengkapan dokumen serta keamanan negara tujuan.
“Kami tidak akan merekomendasikan penempatan ke negara yang sedang berkonflik. Keselamatan warga menjadi prioritas,” tegas Ubaid.

Dengan tren yang terus meningkat serta penguatan sistem perlindungan, keberangkatan PMI diharapkan tidak hanya menjadi solusi ekonomi jangka pendek, tetapi juga mampu mendorong peningkatan kesejahteraan keluarga sekaligus memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah. (Az)

Berita Terkait

Operasi Tumpas Narkoba, Polresta Tuban Sita 53,6 Gram Sabu
Blackspot Tuban Jadi Sorotan, Polisi Pasang Blue Light untuk Tekan Kecelakaan
Chef MBG di Jenu Diduga Peras Kekasih Gelap, Ancam Sebar Video Intim
AGP 2026 Jadi Panggung Guru Tulungagung Pamerkan Inovasi Pendidikan
100 Hari Pasca Panen Raya, Lahan Pesanggem Tuban Sulit Ditanami
Jejak Uang Suap dan Nama EDP di Pusaran Skandal Kejari Tuban
Polresta Tuban Respon Permintaan Perlindungan Hukum Advokat
Tabrak Truk Misterius di Jalan Tuban-Widang, Pemotor Asal Lamongan Tewas Terlindas

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 20:03 WIB

Operasi Tumpas Narkoba, Polresta Tuban Sita 53,6 Gram Sabu

Kamis, 27 Agustus 2026 - 18:47 WIB

Blackspot Tuban Jadi Sorotan, Polisi Pasang Blue Light untuk Tekan Kecelakaan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 18:38 WIB

Chef MBG di Jenu Diduga Peras Kekasih Gelap, Ancam Sebar Video Intim

Kamis, 27 Agustus 2026 - 15:18 WIB

AGP 2026 Jadi Panggung Guru Tulungagung Pamerkan Inovasi Pendidikan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:12 WIB

Jejak Uang Suap dan Nama EDP di Pusaran Skandal Kejari Tuban

Berita Terbaru

Polresta Tuban memaparkan hasil Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2026. Polisi mengungkap empat kasus dengan empat tersangka dan menyita total 53,649 gram sabu, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Hukum Kriminal

Operasi Tumpas Narkoba, Polresta Tuban Sita 53,6 Gram Sabu

Jumat, 28 Agu 2026 - 20:03 WIB

Petugas kepolisian Polsek Jenu, berhasil mengamankan AYL saat berada di sebuah gazebo kawasan Pantai Cemara Tuban, Rabu (26/08/2026), (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Hukum Kriminal

Chef MBG di Jenu Diduga Peras Kekasih Gelap, Ancam Sebar Video Intim

Kamis, 27 Agu 2026 - 18:38 WIB

Banner Liputansatu
Banner Liputansatu
Banner Liputansatu