Kapolda Resmikan Polresta Tuban, Tapi Mengapa Wartawan Tak Bisa Meliput?

- Reporter

Rabu, 15 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolresta Tuban Kombes Pol. Jazuli Dani Irawan memberikan keterangan kepada awak media di Alun-alun Tuban usai mengantar Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Nanang Avianto, Rabu (15/7/2026). Dalam kesempatan itu, ia menjelaskan alasan tidak adanya sesi peliputan dan doorstop media saat pengukuhan Polresta Tuban, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Kapolresta Tuban Kombes Pol. Jazuli Dani Irawan memberikan keterangan kepada awak media di Alun-alun Tuban usai mengantar Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Nanang Avianto, Rabu (15/7/2026). Dalam kesempatan itu, ia menjelaskan alasan tidak adanya sesi peliputan dan doorstop media saat pengukuhan Polresta Tuban, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Tuban – Momen bersejarah pengukuhan Polres Tuban menjadi Polresta Tuban yang dipimpin langsung Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol. Nanang Avianto, Rabu (15/07/2026), diwarnai keluhan dari sejumlah awak media. Para jurnalis mengaku tidak memperoleh akses untuk meliput secara langsung rangkaian kegiatan di Mapolresta Tuban.
Sejumlah pewarta yang telah hadir sejak pagi menyayangkan terbatasnya akses peliputan. Mereka mengaku sempat tertahan di area depan ruang Kasi Humas Polresta Tuban dan tidak diperkenankan memasuki lokasi utama acara.

Pewarta Mengaku Tak Diberi Kesempatan Meliput

Sejak awal, para jurnalis datang untuk mengawal jalannya pengukuhan Polres Tuban menjadi Polresta sekaligus pelantikan Kapolresta Tuban yang baru.
Selain meliput prosesi seremonial, awak media juga berharap dapat melakukan wawancara langsung dengan Kapolda Jawa Timur terkait sejumlah isu yang tengah menjadi perhatian publik, termasuk perkembangan sinergitas antara institusi Polri dan Kejaksaan yang belakangan ramai menjadi pemberitaan nasional.
Namun, harapan tersebut tidak terwujud. Hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai, para wartawan mengaku tidak mendapat kesempatan mengikuti acara maupun melakukan sesi wawancara singkat (doorstop) dengan Kapolda.

Kapolresta Sebut Kapolda Miliki Agenda Berikutnya

Usai mengantar Kapolda Jawa Timur menuju helikopter dinas di kawasan Alun-alun Tuban, Kapolresta Tuban Kombes Pol. Jazuli Dani Irawan akhirnya menemui awak media.
Dalam kesempatan itu, ia menjelaskan bahwa pengukuhan Polresta Tuban merupakan tindak lanjut peningkatan status kelembagaan dari Polres menjadi Polresta. Menurutnya, perubahan tersebut juga akan diikuti penyesuaian jenjang organisasi dan personel secara bertahap.
Menanggapi pertanyaan mengenai tidak diberikannya akses peliputan kepada wartawan, Kombes Dani menjelaskan bahwa keterbatasan waktu menjadi alasan utama.
“Jadi Kapolda setelah ini mau ada agenda lagi di Sumenep,” ujarnya.
Ia mengisyaratkan padatnya agenda Kapolda menyebabkan tidak tersedia waktu khusus untuk sesi wawancara maupun peliputan media secara langsung.

Pengukuhan Polresta dan Sertijab Kapolresta Jadi Momentum Bersejarah

Dalam kunjungan kerja tersebut, Kapolda Jawa Timur memimpin pengukuhan Polres Tuban menjadi Polresta Tuban berdasarkan keputusan Mabes Polri.
Agenda itu juga dirangkaikan dengan serah terima jabatan Kapolresta Tuban. Jabatan yang sebelumnya diemban AKBP Alaiddin kini resmi diserahkan kepada Kombes Pol. Jazuli Dani Irawan sebagai Kapolresta Tuban pertama.
Peningkatan status organisasi kepolisian ini diharapkan mampu memperkuat kapasitas institusi dalam menghadapi dinamika keamanan yang terus berkembang seiring pesatnya pertumbuhan Kabupaten Tuban sebagai kawasan strategis.

Harapan Keterbukaan Informasi Tetap Terjaga

Terlepas dari peningkatan status menjadi Polresta, sejumlah awak media berharap hubungan kemitraan antara kepolisian dan pers tetap berjalan baik.
Sebagai mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat, insan pers menilai keterbukaan informasi publik merupakan bagian penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum.
Dengan naiknya status menjadi Polresta, publik juga menaruh harapan agar peningkatan tidak hanya terjadi pada struktur organisasi dan kepemimpinan, tetapi juga pada kualitas pelayanan publik, profesionalisme penegakan hukum, serta komunikasi yang semakin terbuka dengan masyarakat, termasuk melalui media massa. (Az)

Berita Terkait

Gelombang Pasang Terjang Situbondo, 7 Rumah Warga Rusak Parah hingga Roboh Dihantam Abrasi
Era Baru Penegakan Hukum di Tuban Dimulai, Kapolda Resmikan Polresta Tuban
Waskita Karya Bungkam, DPRD Tuban Ungkap Proyek Sekolah Rakyat Belum Siap Ditempati
Diduga Tarik Biaya Seragam Rp1,45 Juta, Pemprov Jatim Ancam Sanksi Tegas Sekolah di Tuban
Service AC Berujung Petaka, Teknisi Alami Patah Tulang dan Gangguan Pendengaran
Karier Febrie Andriansyah Tamat, Gus Lilur: Sinergi Kejaksaan dan Polri Justru Makin Kuat
Pembangunan Belum Rampung, MPLS Sekolah Rakyat Tuban Ditunda
Tabrakan Dua Kapal di Perairan Panarukan Situbondo, Satu Kapal Tenggelam

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:04 WIB

Gelombang Pasang Terjang Situbondo, 7 Rumah Warga Rusak Parah hingga Roboh Dihantam Abrasi

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:55 WIB

Kapolda Resmikan Polresta Tuban, Tapi Mengapa Wartawan Tak Bisa Meliput?

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:00 WIB

Era Baru Penegakan Hukum di Tuban Dimulai, Kapolda Resmikan Polresta Tuban

Selasa, 14 Juli 2026 - 21:54 WIB

Waskita Karya Bungkam, DPRD Tuban Ungkap Proyek Sekolah Rakyat Belum Siap Ditempati

Selasa, 14 Juli 2026 - 16:47 WIB

Service AC Berujung Petaka, Teknisi Alami Patah Tulang dan Gangguan Pendengaran

Berita Terbaru