Tuban – Momen bersejarah pengukuhan Polres Tuban menjadi Polresta Tuban yang dipimpin langsung Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol. Nanang Avianto, Rabu (15/07/2026), diwarnai keluhan dari sejumlah awak media. Para jurnalis mengaku tidak memperoleh akses untuk meliput secara langsung rangkaian kegiatan di Mapolresta Tuban.
Sejumlah pewarta yang telah hadir sejak pagi menyayangkan terbatasnya akses peliputan. Mereka mengaku sempat tertahan di area depan ruang Kasi Humas Polresta Tuban dan tidak diperkenankan memasuki lokasi utama acara.
Pewarta Mengaku Tak Diberi Kesempatan Meliput
Sejak awal, para jurnalis datang untuk mengawal jalannya pengukuhan Polres Tuban menjadi Polresta sekaligus pelantikan Kapolresta Tuban yang baru.
Selain meliput prosesi seremonial, awak media juga berharap dapat melakukan wawancara langsung dengan Kapolda Jawa Timur terkait sejumlah isu yang tengah menjadi perhatian publik, termasuk perkembangan sinergitas antara institusi Polri dan Kejaksaan yang belakangan ramai menjadi pemberitaan nasional.
Namun, harapan tersebut tidak terwujud. Hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai, para wartawan mengaku tidak mendapat kesempatan mengikuti acara maupun melakukan sesi wawancara singkat (doorstop) dengan Kapolda.
Kapolresta Sebut Kapolda Miliki Agenda Berikutnya
Usai mengantar Kapolda Jawa Timur menuju helikopter dinas di kawasan Alun-alun Tuban, Kapolresta Tuban Kombes Pol. Jazuli Dani Irawan akhirnya menemui awak media.
Dalam kesempatan itu, ia menjelaskan bahwa pengukuhan Polresta Tuban merupakan tindak lanjut peningkatan status kelembagaan dari Polres menjadi Polresta. Menurutnya, perubahan tersebut juga akan diikuti penyesuaian jenjang organisasi dan personel secara bertahap.
Menanggapi pertanyaan mengenai tidak diberikannya akses peliputan kepada wartawan, Kombes Dani menjelaskan bahwa keterbatasan waktu menjadi alasan utama.
“Jadi Kapolda setelah ini mau ada agenda lagi di Sumenep,” ujarnya.
Ia mengisyaratkan padatnya agenda Kapolda menyebabkan tidak tersedia waktu khusus untuk sesi wawancara maupun peliputan media secara langsung.
Pengukuhan Polresta dan Sertijab Kapolresta Jadi Momentum Bersejarah
Dalam kunjungan kerja tersebut, Kapolda Jawa Timur memimpin pengukuhan Polres Tuban menjadi Polresta Tuban berdasarkan keputusan Mabes Polri.
Agenda itu juga dirangkaikan dengan serah terima jabatan Kapolresta Tuban. Jabatan yang sebelumnya diemban AKBP Alaiddin kini resmi diserahkan kepada Kombes Pol. Jazuli Dani Irawan sebagai Kapolresta Tuban pertama.
Peningkatan status organisasi kepolisian ini diharapkan mampu memperkuat kapasitas institusi dalam menghadapi dinamika keamanan yang terus berkembang seiring pesatnya pertumbuhan Kabupaten Tuban sebagai kawasan strategis.
Harapan Keterbukaan Informasi Tetap Terjaga
Terlepas dari peningkatan status menjadi Polresta, sejumlah awak media berharap hubungan kemitraan antara kepolisian dan pers tetap berjalan baik.
Sebagai mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat, insan pers menilai keterbukaan informasi publik merupakan bagian penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum.
Dengan naiknya status menjadi Polresta, publik juga menaruh harapan agar peningkatan tidak hanya terjadi pada struktur organisasi dan kepemimpinan, tetapi juga pada kualitas pelayanan publik, profesionalisme penegakan hukum, serta komunikasi yang semakin terbuka dengan masyarakat, termasuk melalui media massa. (Az)












