Dirgahayu Republik Indonesia ke-81

Gelombang Pasang Terjang Situbondo, 7 Rumah Warga Rusak Parah hingga Roboh Dihantam Abrasi

- Reporter

Rabu, 15 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas BPBD Situbondo bersama aparat dan perangkat desa melakukan asesmen di lokasi rumah warga yang roboh akibat gelombang pasang, abrasi pantai, banjir rob, dan angin kencang di Desa Landangan, Kecamatan Kapongan, Kabupaten Situbondo, Rabu (15/07/2026), (Fia Rahma/Liputansatu.id).

Petugas BPBD Situbondo bersama aparat dan perangkat desa melakukan asesmen di lokasi rumah warga yang roboh akibat gelombang pasang, abrasi pantai, banjir rob, dan angin kencang di Desa Landangan, Kecamatan Kapongan, Kabupaten Situbondo, Rabu (15/07/2026), (Fia Rahma/Liputansatu.id).

Situbondo – Cuaca ekstrem yang memicu gelombang pasang, abrasi pantai, banjir rob, dan angin kencang menerjang kawasan pesisir Desa Landangan, Kecamatan Kapongan, Kabupaten Situbondo, Rabu (15/07/2026). Akibatnya, sedikitnya tujuh rumah warga mengalami kerusakan dengan tingkat yang bervariasi, mulai dari rusak ringan hingga rusak berat.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian material yang dialami warga diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.

BPBD Lakukan Asesmen dan Siapkan Bantuan

Koordinator Pusdalops BPBD Kabupaten Situbondo, Puriyono, mengatakan pihaknya bersama unsur terkait langsung menuju lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat.
Tim melakukan pendataan kerusakan sekaligus pengkajian kebutuhan pascabencana (Jitupasna) sebagai dasar penanganan lanjutan dan penyaluran bantuan bagi warga terdampak.
“Begitu menerima laporan, petugas segera melakukan asesmen di lokasi. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa maupun korban luka. Saat ini kami masih melakukan pengkajian kebutuhan pascabencana (Jitupasna) sebagai dasar penanganan lebih lanjut, sekaligus menyiapkan penyaluran bantuan logistik kepada warga terdampak,” ujar Puriyono.

Empat Rumah di Dusun Laok Bindung Mengalami Kerusakan

Berdasarkan data BPBD Situbondo, empat rumah terdampak berada di Dusun Laok Bindung.
Rumah milik Misroto (84) mengalami kerusakan sedang dengan estimasi kerugian sekitar Rp2 juta.
Sementara tiga rumah lainnya mengalami kerusakan berat, yakni milik Suryana (56) dengan estimasi kerugian Rp10 juta, Muhammad Nastain (47) sekitar Rp10 juta, dan Suhatina (38) dengan kerugian diperkirakan mencapai Rp11 juta.

Tiga Rumah di Dusun Pesisir Turut Terdampak

Selain di Dusun Laok Bindung, gelombang pasang juga merusak tiga rumah warga di Dusun Pesisir.
Rumah milik Alwi (60) mengalami kerusakan sedang dengan estimasi kerugian sekitar Rp5 juta. Rumah milik Suli (52) mengalami kerusakan ringan dengan kerugian sekitar Rp3 juta.
Sedangkan rumah milik Risnawati (58) mengalami kerusakan berat dengan estimasi kerugian mencapai Rp8 juta.
Secara keseluruhan, BPBD mencatat satu rumah mengalami rusak ringan, dua rumah rusak sedang, dan empat rumah rusak berat.

Korban: Ombak Terus Menggerus Pondasi Rumah

Salah seorang warga terdampak, Suhatina, menceritakan gelombang tinggi disertai angin kencang telah menerjang kawasan pesisir selama tiga hari terakhir.
Menurutnya, derasnya hantaman ombak terus mengikis tanah di bawah pondasi bagian belakang rumah hingga akhirnya bangunan tersebut roboh.
“Ini tidak ada tangkisnya, jadi kalau gelombang tinggi air langsung menghantam bagian belakang rumah saya. Sekarang roboh, belakang rumah saya sudah habis total,” tuturnya.
Ia berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi banjir rob dan abrasi yang terus mengancam permukiman warga pesisir.
“Harapan saya pemerintah bisa membantu kami untuk mengatasi banjir rob yang sampai menghancurkan rumah warga,” ungkapnya.

Warga Diminta Tetap Waspada

BPBD Situbondo mengimbau masyarakat, khususnya yang bermukim di wilayah pesisir, agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi dalam beberapa hari ke depan.
Selain itu, BPBD terus berkoordinasi dengan pemerintah desa, kecamatan, serta instansi terkait guna memastikan kebutuhan dasar warga terdampak segera terpenuhi dan proses penanganan pascabencana dapat berjalan cepat serta tepat sasaran. (Fia)

Berita Terkait

Operasi Tumpas Narkoba, Polresta Tuban Sita 53,6 Gram Sabu
Blackspot Tuban Jadi Sorotan, Polisi Pasang Blue Light untuk Tekan Kecelakaan
Chef MBG di Jenu Diduga Peras Kekasih Gelap, Ancam Sebar Video Intim
AGP 2026 Jadi Panggung Guru Tulungagung Pamerkan Inovasi Pendidikan
100 Hari Pasca Panen Raya, Lahan Pesanggem Tuban Sulit Ditanami
Jejak Uang Suap dan Nama EDP di Pusaran Skandal Kejari Tuban
Polresta Tuban Respon Permintaan Perlindungan Hukum Advokat
Tabrak Truk Misterius di Jalan Tuban-Widang, Pemotor Asal Lamongan Tewas Terlindas

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 20:03 WIB

Operasi Tumpas Narkoba, Polresta Tuban Sita 53,6 Gram Sabu

Kamis, 27 Agustus 2026 - 18:47 WIB

Blackspot Tuban Jadi Sorotan, Polisi Pasang Blue Light untuk Tekan Kecelakaan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 18:38 WIB

Chef MBG di Jenu Diduga Peras Kekasih Gelap, Ancam Sebar Video Intim

Kamis, 27 Agustus 2026 - 15:18 WIB

AGP 2026 Jadi Panggung Guru Tulungagung Pamerkan Inovasi Pendidikan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:12 WIB

Jejak Uang Suap dan Nama EDP di Pusaran Skandal Kejari Tuban

Berita Terbaru

Polresta Tuban memaparkan hasil Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2026. Polisi mengungkap empat kasus dengan empat tersangka dan menyita total 53,649 gram sabu, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Hukum Kriminal

Operasi Tumpas Narkoba, Polresta Tuban Sita 53,6 Gram Sabu

Jumat, 28 Agu 2026 - 20:03 WIB

Petugas kepolisian Polsek Jenu, berhasil mengamankan AYL saat berada di sebuah gazebo kawasan Pantai Cemara Tuban, Rabu (26/08/2026), (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Hukum Kriminal

Chef MBG di Jenu Diduga Peras Kekasih Gelap, Ancam Sebar Video Intim

Kamis, 27 Agu 2026 - 18:38 WIB

Banner Liputansatu
Banner Liputansatu
Banner Liputansatu