Promo
Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadan 1447 H 2026 M Pemerintah Kabupaten Tuban

Proyek Jalan Tanpa Rambu Makan Korban, Dua Pemuda Tuban Alami Kecelakaan

- Reporter

Minggu, 4 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga membantu korban kecelakaan lalu lintas di jalur Semanding–Bektiharjo, Kabupaten Tuban, Sabtu (03/01/2026) malam. Kecelakaan diduga dipicu gundukan material proyek jalan tanpa rambu pengaman yang memadai, (Aji Swasto/Liputansatu.id).

Warga membantu korban kecelakaan lalu lintas di jalur Semanding–Bektiharjo, Kabupaten Tuban, Sabtu (03/01/2026) malam. Kecelakaan diduga dipicu gundukan material proyek jalan tanpa rambu pengaman yang memadai, (Aji Swasto/Liputansatu.id).

Tuban – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di ruas jalan yang tengah direkonstruksi. Dua pemuda asal Desa Gesikan, Kecamatan Grabagan, Kabupaten Tuban, mengalami kecelakaan setelah sepeda motor yang mereka tumpangi menabrak gundukan material di jalur Semanding–Bektiharjo, Sabtu (03/01/2026) petang.

Peristiwa ini bukan sekadar insiden tunggal. Ia menegaskan satu persoalan klasik dalam proyek infrastruktur daerah: pekerjaan jalan berjalan, tetapi mitigasi risiko sering tertinggal.

Gundukan Material Diduga Tanpa dipasang Rambu Peringatan

Kecelakaan terjadi sekitar pukul 18.15 WIB, tepat di depan gapura wisata Pemandian Bektiharjo, Kecamatan Semanding. Dua korban, Suandik Iswanto (27) dan Darno (32), terjatuh setelah menabrak tumpukan material jenis pedel yang berada di badan jalan.

Saksi mata, Anton, menyebut material tersebut diduga baru diturunkan pada sore hari. Namun hingga malam tiba, tidak terlihat rambu peringatan maupun lampu penerangan yang memadai di sekitar lokasi.
“Siangnya belum ada. Sepertinya baru di-drop sore. Tapi tidak ada tanda apa pun. Karena gelap, pengendara kaget dan langsung menabrak,” ujarnya.

Polisi: Pengendara Kurang Antisipasi Kondisi Jalan

Kanit Gakkum Satlantas Polres Tuban, Ipda Eko Sulistyo, membenarkan kejadian tersebut. Berdasarkan hasil olah TKP, sepeda motor tanpa nomor polisi yang dikendarai korban melaju dari arah utara ke selatan sebelum akhirnya menabrak gundukan material di lajur kiri.
“Diduga pengemudi kurang konsentrasi terhadap situasi di depan, sehingga menabrak material dan terjatuh,” jelasnya.

Kedua korban mengalami luka-luka dan dilarikan ke RS Medika Mulia Tuban. Kerugian materiil ditaksir sekitar Rp500.000.

Proyek Jalan APBD 2025 Masuk Tahap Finishing

Namun, yang patut digarisbawahi bukan hanya faktor pengendara. Lokasi kecelakaan diketahui sedang dalam tahap finishing rekonstruksi jalan yang bersumber dari APBD Kabupaten Tuban tahun anggaran 2025. Pada tahap inilah seharusnya aspek keselamatan pengguna jalan menjadi perhatian utama.

Pekerjaan infrastruktur tidak berhenti pada hamparan aspal dan susunan material. Keselamatan publik adalah bagian dari konstruksi itu sendiri. Tanpa rambu, lampu peringatan, atau pengamanan sederhana, material proyek di badan jalan berubah menjadi potensi bahaya, terutama saat malam hari dan di jalur dengan penerangan minim.

Minim Mitigasi Risiko Jadi Sorotan Publik

Kasus ini menambah daftar kecelakaan yang terjadi bukan karena jalan rusak, melainkan karena pengelolaan proyek yang abai terhadap risiko. Ketika pembangunan dikejar target fisik, tetapi pengamanan di lapangan dianggap urusan sepele, maka yang dipertaruhkan bukan sekadar progres pekerjaan, melainkan nyawa pengguna jalan.

Perbaikan jalan seharusnya menghadirkan rasa aman, bukan justru menambah ancaman baru. Tanpa evaluasi serius terhadap standar pengamanan proyek, kecelakaan serupa berpotensi kembali terulang—di lokasi dan korban yang berbeda. (Aj)

Editor : Kief

Berita Terkait

Viral Dugaan Penganiayaan Badut Oleh Anggota Propam Tuban, Polisi Sebut Kasus Sudah Dimediasi
19 Dapur MBG Disuspend, Pemkab Situbondo Minta Disikapi Sebagai Evaluasi
Jelang Operasi Patuh Kapuas 2026, Polres Melawi Bidik Balap Liar dan Knalpot Brong
Modus Lowongan Kerja di Pabrik Semen, Warga Tuban Rugi Rp54 Juta
Gerebek Lokasi Es Moni, Satpol PP Tuban Curiga Ada Kebocoran Informasi
Lapangan Kerja Terbatas, 73 Warga Tuban Pilih Merantau ke Hong Kong dan Taiwan
Geger! Bayi Laki-laki Ditemukan Tak Bernyawa Dalam Tas Kondangan di Tuban
DPRD Tuban Minta Evaluasi Debu Klinker SBI yang Dikeluhkan Warga

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 17:59 WIB

Viral Dugaan Penganiayaan Badut Oleh Anggota Propam Tuban, Polisi Sebut Kasus Sudah Dimediasi

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:35 WIB

19 Dapur MBG Disuspend, Pemkab Situbondo Minta Disikapi Sebagai Evaluasi

Jumat, 5 Juni 2026 - 13:43 WIB

Jelang Operasi Patuh Kapuas 2026, Polres Melawi Bidik Balap Liar dan Knalpot Brong

Jumat, 5 Juni 2026 - 00:36 WIB

Modus Lowongan Kerja di Pabrik Semen, Warga Tuban Rugi Rp54 Juta

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:46 WIB

Gerebek Lokasi Es Moni, Satpol PP Tuban Curiga Ada Kebocoran Informasi

Berita Terbaru

Tersangka kasus dugaan penipuan dengan modus menjanjikan pekerjaan di PT Swabina Gatra Rembang diamankan di Polsek Jatirogo, Tuban. Polisi turut menyita sejumlah barang bukti berupa training card, sertifikat kompetensi, bukti transfer, serta perlengkapan kerja yang diduga digunakan untuk meyakinkan korban, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Hukum Kriminal

Modus Lowongan Kerja di Pabrik Semen, Warga Tuban Rugi Rp54 Juta

Jumat, 5 Jun 2026 - 00:36 WIB

Advertisement
Promo Shopee
Berita Terbaru Hari Ini LiputanSatu.id
Ilustrasi LiputanSatu
Berita Tuban Terkini LiputanSatu.id
Gambar Berita LiputanSatu
Kabar Tuban Hari Ini - Klik Selengkapnya di LiputanSatu.id