Belum Genap Setahun, Trotoar RSUD dr Koesma Tuban Rusak dan Membahayakan Pejalan Kaki

- Reporter

Sabtu, 3 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi trotoar di depan RSUD dr Koesma Tuban yang mengalami kerusakan bahkan belum genap setahun,(Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Kondisi trotoar di depan RSUD dr Koesma Tuban yang mengalami kerusakan bahkan belum genap setahun,(Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Tuban – Trotoar di depan RSUD dr Koesma Tuban yang baru dibangun pertengahan tahun lalu kini sudah mengalami kerusakan cukup parah. Banyak keramik yang sebelumnya terpasang rapi kini terkelupas dan pecah, sehingga membahayakan pejalan kaki yang melintas.

Dikeluhkan Pejalan Kaki

Pratama, salah satu pejalan kaki yang kerap melintasi trotoar tersebut, mengaku kerap tersandung akibat keramik yang rusak. Ia berharap pemerintah segera memperbaiki kerusakan itu karena sangat mengganggu mobilitas warga.
“Kan baru kemarin jadi, kok sekarang sudah banyak yang terkelupas,” keluhnya.

Hal senada disampaikan Setyo, warga lainnya. Ia menilai bahwa trotoar yang layak dan aman merupakan bagian dari dukungan terhadap gaya hidup sehat dan pengurai kemacetan.
“Kalau rusak seperti ini kan membahayakan, padahal jalan kaki itu justru membantu mengurangi kemacetan,” ujarnya.

Trotoar Sering Dijadikan Tempat Parkir Mobil

Ketua Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Tuban, Aizah Tis Inawati, saat dikonfirmasi LiputanSatu.id menyebutkan bahwa kerusakan trotoar di depan RSUD dr Koesma Tuban salah satunya disebabkan oleh beban berat dari kendaraan roda empat yang sering parkir di area tersebut.

“Sering dipakai parkir mobil, jadi pecah,” jelas Aizah.

Baca juga: Tiang Kabel Provider di Trotoar Sepanjang Jalan Teuku Umar Tuban Ganggu Pengguna Jalan

Baca juga: Tiga Proyek Dinas PUPR-PRKP Tuban Diduga Bermasalah, Menuai Sorotan

Masih dalam Masa Pemeliharaan, Trotoar Akan Segera Diperbaiki

Aizah juga menjelaskan bahwa saat ini trotoar tersebut masih dalam masa pemeliharaan. Artinya, pihak pelaksana proyek masih bertanggung jawab untuk memperbaiki segala bentuk kerusakan yang terjadi. Ia menyatakan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan pelaksana dan perbaikan akan segera dilakukan.

Berdasarkan penelusuran pada laman lpse.tubankab.go.id diperoleh informasi proyek tersebut dikerjakan CV Surya Graha tersebut menggunakan anggaran daerah yang menghabiskan 3,9 milyar rupiah. Dikerjakan 2 Agustus 2024 dan baru saja selesai di tanggal 10 September 2024.(Az)

Editor : Mukhyidin Khifdhi

Berita Terkait

PN Tuban Tegaskan Putusan NO Belum Sentuh Pokok Sengketa TITD Kwan Sing Bio
Dugaan Mafia Pengadaan Sekam Padi Bayangi Program Energi Hijau SIG Tuban
Jalan Rusak di Pantura Tuban Kembali Makan Korban, Pengendara Tewas Usai Hindari Lubang
Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban
Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat
Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat
Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026
Update Penemuan Mayat di Sungai Sampean Lama: Korban Dipastikan Perempuan

Berita Terkait

Senin, 12 Januari 2026 - 16:04 WIB

PN Tuban Tegaskan Putusan NO Belum Sentuh Pokok Sengketa TITD Kwan Sing Bio

Senin, 12 Januari 2026 - 14:45 WIB

Dugaan Mafia Pengadaan Sekam Padi Bayangi Program Energi Hijau SIG Tuban

Minggu, 11 Januari 2026 - 18:42 WIB

Jalan Rusak di Pantura Tuban Kembali Makan Korban, Pengendara Tewas Usai Hindari Lubang

Sabtu, 10 Januari 2026 - 21:49 WIB

Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 13:03 WIB

Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat

Berita Terbaru

Advertisement
Promo Shopee