Promo

Banjir Rob Kembali Rendam Ratusan Rumah di Gresik Utara, Warga Diminta Siaga

- Reporter

Rabu, 18 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjir rob kembali melanda kawasan Gresik Utara, menggenangi ratusan rumah warga di beberapa kecamatan,(Ist).

Banjir rob kembali melanda kawasan Gresik Utara, menggenangi ratusan rumah warga di beberapa kecamatan,(Ist).

GRESIK, JATIM – Banjir rob kembali melanda kawasan Gresik Utara, menggenangi ratusan rumah warga di beberapa kecamatan. Bencana musiman ini tercatat oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik, dengan Desa Pangkahkulon dan Desa Pangkahwetan di Kecamatan Ujungpangkah menjadi wilayah yang paling terdampak.

Di Desa Pangkahkulon, salah satu dusun dengan sekitar 150 rumah warga terendam air laut dengan ketinggian hingga 40 cm.

Baca juga: Waspada Cuaca Ekstrem: BMKG Imbau Masyarakat Jawa Timur Antisipasi Dampak Banjir

Wilayah Lain Juga Terimbas
BPBD Gresik mencatat banjir rob juga meluas ke Desa Tanjungwidoro di Kecamatan Bungah, Desa Banyuwangi di Kecamatan Manyar, serta Desa Sukorejo di Kecamatan Kebomas. Tinggi genangan bervariasi, dengan beberapa wilayah mencatat ketinggian air hingga 30 cm.

“Pasang air laut menjadi penyebab utama banjir rob ini. Kami telah berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat untuk menangani situasi,” kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Gresik, FX Driatmiko Herlambang, Rabu (18/12/2024).

Warga: Banjir Rob Cepat Surut
Azmi, salah satu warga Ujungpangkah, menjelaskan bahwa banjir rob biasanya terjadi pada malam hari dan mulai surut di pagi hingga siang hari.

“Air mulai naik setelah magrib dan surut menjelang pagi. Ini sudah jadi siklus yang biasa terjadi,” ungkap Azmi.

Peringatan Cuaca dari BMKG
BPBD Gresik terus memantau wilayah terdampak dan meminta warga untuk tetap waspada. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan wilayah Gresik akan mengalami hujan intensitas sedang hingga tinggi, terutama pada sore hingga malam hari. Warga diminta bersiap jika sewaktu-waktu perlu mengungsi.

Editor : Agus Susanto

Berita Terkait

Akses SPPG Tegalbang Disegel, Nama Sekretaris Kesbangpol Tuban Terseret Konflik Kerjasama
Potongan Gaji Hingga 27 Persen Hantui Pekerja Alih Daya Pemkab Tuban
Proyek Pelebaran Jalan Rengel Disorot: Minim Pengamanan dan Tanpa Koordinasi Lantas
Mayat Lansia Ditemukan Mengapung di Sungai Desa Jadi Tuban, Diduga Sempat Hilang Dua Hari
Kecelakaan Maut di Depan SMPN 6 Tuban, Pengendara Motor Tewas di Tempat
Direktur API Desak Polda Metro Jaya Segera Tetapkan Lee Kah Hin Tersangka
Seleksi dan Pengawasan Vendor SIG Jadi Sorotan Usai Gaji Pekerja Tak Dibayar
Dump Truk di Situbondo Alami Insiden, Bak Terangkat dan Tersangkut Kanopi Restoran

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:24 WIB

Akses SPPG Tegalbang Disegel, Nama Sekretaris Kesbangpol Tuban Terseret Konflik Kerjasama

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:06 WIB

Potongan Gaji Hingga 27 Persen Hantui Pekerja Alih Daya Pemkab Tuban

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:06 WIB

Proyek Pelebaran Jalan Rengel Disorot: Minim Pengamanan dan Tanpa Koordinasi Lantas

Rabu, 11 Februari 2026 - 19:40 WIB

Mayat Lansia Ditemukan Mengapung di Sungai Desa Jadi Tuban, Diduga Sempat Hilang Dua Hari

Rabu, 11 Februari 2026 - 18:24 WIB

Kecelakaan Maut di Depan SMPN 6 Tuban, Pengendara Motor Tewas di Tempat

Berita Terbaru

Advertisement
Promo Shopee