Promo
Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadan 1447 H 2026 M Pemerintah Kabupaten Tuban

Kontrak PPPK Diputus, PNS Indisipliner Aman? DPRD “Muntab” Sikap BKPSDM Tuban

- Reporter

Kamis, 5 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi I DPRD Tuban, Siswanto, menyampaikan kegeramannya setelah rapat kerja dengan BKPSDM terkait pemutusan kontrak PPPK dan penanganan pelanggaran disiplin PNS, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Anggota Komisi I DPRD Tuban, Siswanto, menyampaikan kegeramannya setelah rapat kerja dengan BKPSDM terkait pemutusan kontrak PPPK dan penanganan pelanggaran disiplin PNS, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Tuban – Polemik tidak diperpanjangnya kontrak 39 tenaga pengajar dan 2 tenaga kesehatan berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) kian memanas. Di tengah keputusan tegas tersebut, muncul pertanyaan serius atas dua PNS yang tersandung pelanggaran namun belum diberhentikan, ditambah sikap BKPSDM Tuban yang menutup laporan penilaian ASN dengan alasan rahasia saat diminta DPRD. Kondisi ini memicu kemarahan Komisi I DPRD yang menilai terjadi ketimpangan perlakuan antara PPPK dan PNS dalam penegakan disiplin aparatur.

PPPK Diputus Cepat, Pelanggaran PNS Berlarut

Keputusan tidak memperpanjang kontrak PPPK disebut dilakukan tanpa peringatan yang memadai.
Di sisi lain, terdapat PNS guru SD di Parangbatu, Kecamatan Parengan yang dilaporkan lebih dari tiga tahun tidak mengajar, serta guru SMP di Kecamatan Grabagan yang telah berstatus tersangka penggelapan, namun keduanya belum diberhentikan.
Kondisi ini memunculkan persepsi ketidakadilan dalam penegakan disiplin aparatur.

Kepala BKPSDM Bungkam Usai Rapat DPRD

Usai rapat kerja bersama Komisi I DPRD Tuban, Kepala BKPSDM Fien Roekmini Koesnawangsih memilih tidak memberikan keterangan kepada awak media.
“Maaf ya, langsung ke Pak Ketua saja,” ucapnya singkat sebelum meninggalkan lokasi dengan mobil dinas.
Sikap tersebut dinilai sebagai bentuk penghindaran tanggung jawab, terlebih rapat kerja belum menghasilkan solusi atas polemik PPPK.

DPRD: Penilaian Harus Objektif

Ketua Komisi I DPRD Tuban, Suratmin, menyatakan pihaknya hanya dapat memberi saran agar keputusan terhadap PPPK ditinjau kembali secara objektif guna meredam kegaduhan.
“Kami hanya memberi saran untuk ditinjau kembali,” ujarnya.
Terkait PNS yang bertahun-tahun tidak mengajar, ia menyebut sanksi sudah diberikan, namun hanya berupa penurunan jabatan (downgrade), bukan pemberhentian.

Anggota DPRD Geram: Data ASN Disebut Rahasia

Anggota Komisi I DPRD Tuban, Siswanto, menilai pengabdian puluhan tahun PPPK seharusnya menjadi pertimbangan untuk tetap dipekerjakan. Namun, rapat kerja BKPSDM pada 5 Februari 2026 disebut tidak menghasilkan solusi.
Ia juga mengungkap rencana menarik guru PNS dari sekolah swasta ke sekolah negeri, yang menambah kompleksitas persoalan. Lebih jauh, Siswanto menegaskan pelanggaran berat seperti tiga tahun tidak mengajar seharusnya mendapat sanksi tegas. Ketegangan memuncak saat Komisi I meminta rapor penilaian ASN, tetapi BKPSDM menyatakan data tersebut bersifat rahasia.
“Itu membuat kami muntab. Kami ini anggota DPRD yang minta keterbukaan kok tidak diberi,” tegasnya.

Bola Panas di Tangan Pemkab

Hingga kini, Komisi I DPRD Tuban masih mendorong Pemkab Tuban dan BKPSDM segera menghadirkan solusi serta memastikan perlakuan adil antara PPPK dan PNS.
DPRD mengingatkan, jangan sampai terjadi kondisi yang tidak bersalah dihukum, sementara yang jelas melanggar justru lolos dari sanksi tegas. (Az)

Editor : Kief

Berita Terkait

Kewajiban Baru APBDes Jadi Batu Sandungan, 75 Persen Dana Desa di Tuban Belum Cair
Dua Versi di Balik PHK AMT Tuban: “Pencampuran BBM” atau “Pencurian”?
Mogok AMT Lumpuhkan Distribusi BBM, Pertamina Tetap PHK Dua Pekerja di Tuban
Operasi Senyap Negara di Madura: 271 Pabrik Rokok Disasar, Dugaan ‘Peternakan Pita Cukai’ Terungkap
AMT TBBM Tuban Melawan: Diancam PHK Massal, Pekerja Tantang Perusahaan “Pergi Sekalian!”
AMT TBBM Tuban Mogok Total, Distribusi BBM Lumpuh: PHK Diduga Hanya Pemicu Awal
Minyak Kita Langka di Tuban, Alarm Baru Krisis Distribusi Bapokting
Cuaca Tuban Terasa Menyengat, BMKG Ungkap Penyebab dan Peringatan Kemarau Ekstrem

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 09:46 WIB

Kewajiban Baru APBDes Jadi Batu Sandungan, 75 Persen Dana Desa di Tuban Belum Cair

Sabtu, 11 April 2026 - 20:38 WIB

Dua Versi di Balik PHK AMT Tuban: “Pencampuran BBM” atau “Pencurian”?

Sabtu, 11 April 2026 - 20:07 WIB

Mogok AMT Lumpuhkan Distribusi BBM, Pertamina Tetap PHK Dua Pekerja di Tuban

Sabtu, 11 April 2026 - 19:04 WIB

Operasi Senyap Negara di Madura: 271 Pabrik Rokok Disasar, Dugaan ‘Peternakan Pita Cukai’ Terungkap

Jumat, 10 April 2026 - 21:33 WIB

AMT TBBM Tuban Melawan: Diancam PHK Massal, Pekerja Tantang Perusahaan “Pergi Sekalian!”

Berita Terbaru

Advertisement
Promo Shopee
Berita Terbaru Hari Ini LiputanSatu.id
Ilustrasi LiputanSatu
Berita Tuban Terkini LiputanSatu.id
Gambar Berita LiputanSatu
Kabar Tuban Hari Ini - Klik Selengkapnya di LiputanSatu.id