Dirgahayu Republik Indonesia ke-81

Nelayan Asal Kepulauan Raas Hilang, Tim Gabungan Lakukan Pencarian

- Reporter

Kamis, 13 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD, Tagana Dinsos, Polairud, Bakamla, dan Syahbandar mulai melakukan operasi SAR untuk mencari nelayan yang hilang di Laut Situbondo,(Fia Rahma/Liputansatu.id).

tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD, Tagana Dinsos, Polairud, Bakamla, dan Syahbandar mulai melakukan operasi SAR untuk mencari nelayan yang hilang di Laut Situbondo,(Fia Rahma/Liputansatu.id).

Situbondo – Seorang nelayan asal Raas, Kecamatan Sumenep, Madura, dinyatakan hilang setelah perahu kater yang digunakannya ditemukan terbalik di perairan Jangkar, Kabupaten Situbondo, pada Kamis (13/03/2025) dini hari.

Kasat Polairud Polres Situbondo, AKP Gede Sukarmadiyasa, mengatakan bahwa korban, Junaedi (35), sedang mencari ikan bersama empat rekannya pada Rabu (12/03/2025) sekitar pukul 24.00 WIB.

“Korban bersama empat temannya mencari ikan. Namun, karena kapal besar tidak bisa menepi, ikan dipindahkan menggunakan perahu kecil yang hanya memiliki satu katir,” ujarnya.

Gede menjelaskan bahwa korban menggunakan perahu kecil untuk membawa hasil tangkapan dari kapal di tengah laut ke daratan. Namun, saat proses pemindahan berlangsung, angin kencang tiba-tiba datang, sehingga aktivitas tersebut dihentikan sementara.

“Pada Kamis pukul 01.30 WIB, angin kencang mulai reda. Salah satu teman korban kemudian menghubungi orang di darat untuk menanyakan apakah korban sudah tiba. Namun, menurut saksi di darat, korban belum sampai,” katanya.

Mendapatkan informasi tersebut, saksi kemudian mencari korban di sekitar perahu dan menemukan perahu kecil dalam kondisi terbalik, sementara korban tidak ditemukan.

“Hari ini, tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD, Tagana Dinsos, Polairud, Bakamla, dan Syahbandar mulai melakukan operasi SAR untuk mencari keberadaan Junaedi, warga Raas, Madura,” ungkap Gede.

Pencarian dimulai sejak pukul 11.40 WIB di sekitar lokasi penemuan perahu korban hingga ke Pantai Banongan dan sekitarnya.

“Operasi SAR ini menggunakan sejumlah peralatan, di antaranya satu unit perahu karet LCR milik Basarnas, satu unit speedboat TNI AL Pos Jangkar, alat komunikasi (HT), kantong mayat, dan satu set alat navigasi,” tambahnya.(Fia)

Editor : Mukhyidin Khifdhi

Berita Terkait

Tanggulangi Kebakaran di GRR, PPN dan Damkar Tuban Gelar Simulasi
Gus Lilur Balik Tantang Gus Ipul Tempuh Jalur Hukum Usai Disomasi
Bara Bediang Menyambar Dapur dan Kandang Sapi Warga Semanding Tuban Ludes
Proyek Check Dam Senilai Rp3,8 M Terancam Gagal
Reklame Karatan hingga Mangkrak Dibabat Satpol PP Tuban
Awasi Keselamatan, Damkar Tuban Awasi Laik Fungsi Usaha di Tuban
Selesai, Tunai, Tuntas: Gus Lilur Ajukan Tiga Syarat untuk Menepi dari Polemik Muktamar NU
Ditengah Ramai Berita Influenza A, Dinkes Tuban : Minta untuk Waspada

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 19:35 WIB

Tanggulangi Kebakaran di GRR, PPN dan Damkar Tuban Gelar Simulasi

Rabu, 30 September 2026 - 16:46 WIB

Gus Lilur Balik Tantang Gus Ipul Tempuh Jalur Hukum Usai Disomasi

Rabu, 30 September 2026 - 15:03 WIB

Bara Bediang Menyambar Dapur dan Kandang Sapi Warga Semanding Tuban Ludes

Selasa, 29 September 2026 - 21:39 WIB

Proyek Check Dam Senilai Rp3,8 M Terancam Gagal

Selasa, 29 September 2026 - 20:25 WIB

Reklame Karatan hingga Mangkrak Dibabat Satpol PP Tuban

Berita Terbaru

Pewarta saat ditunjukan lokasi pengerjaan proyek Check Dam oleh Mantri dan ASPER Perhutani BKPH Kerek di Desa Padasan, (Aji Swasto/Liputansatu.id).

Daerah

Proyek Check Dam Senilai Rp3,8 M Terancam Gagal

Selasa, 29 Sep 2026 - 21:39 WIB

Anggota Satpol PP Tuban tertibkan reklame yang melanggar (gambar : ist.)

Pemerintah

Reklame Karatan hingga Mangkrak Dibabat Satpol PP Tuban

Selasa, 29 Sep 2026 - 20:25 WIB

Banner Liputansatu
Banner Liputansatu
Banner Liputansatu