Pencopetan di Jatim Emas Exhibition Fair Terbongkar Berkat Video Rekaman Saksi Mata

- Reporter

Senin, 11 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas kepolisian Polsek Genteng saat membawa WH ke Mapolsek untuk dimintai keterangan, (Ist).

Petugas kepolisian Polsek Genteng saat membawa WH ke Mapolsek untuk dimintai keterangan, (Ist).

Surabaya – Kasus pencopetan yang terjadi dalam acara Jatim Emas Exhibition Fair (JEEF) di Grand City Mall, Surabaya, berhasil terungkap lewat rekaman video yang diambil oleh seorang saksi mata. WH (25), warga Jalan Wonokusumo, Surabaya, ditangkap setelah aksinya mencuri ponsel terekam oleh saksi di lokasi kejadian.

Insiden ini berlangsung ketika Mama Lela, seorang artis, tiba di tempat acara. Korban, yang bekerja sebagai pengawal pribadi sang artis, sedang membuka jalan menuju area acara. Di tengah kerumunan, komplotan pencopet mendekati korban dengan berpura-pura hendak bertemu artis.

“Saat itulah pelaku membuka tas korban dan mengambil ponselnya,” ungkap Kanitreskrim Polsek Genteng, Iptu Vian Wijaya, pada Senin (11/11).

Saksi mata yang berada di sisi berlawanan dari korban dan pelaku merasa curiga terhadap gerak-gerik mencurigakan mereka dan langsung merekam kejadian dengan ponselnya.

“Tersangka bertindak bersama dua rekan; satu mengalihkan perhatian, satu berperan sebagai eksekutor, dan satu lagi siap melarikan ponsel,” tambah Iptu Vian.

Tindakan cepat saksi mata tersebut mendapat apresiasi besar. Setelah mencurigai adanya pencurian, ia menghampiri korban, menanyakan apakah ponselnya hilang, dan menunjukkan rekaman videonya. Meskipun tersangka sempat kabur, ia kembali ke lokasi acara tak lama kemudian dan segera ditangkap oleh petugas keamanan.

“Peran saksi sangat membantu dalam membongkar modus pencurian ini. Walaupun tidak mengenal korban, ia bersedia membantu dan memberikan kesaksian. Kami sangat menghargai keberaniannya, terlebih karena ia seorang perempuan. Ini bukti bahwa masyarakat dapat berperan sebagai ‘polisi’ bagi dirinya sendiri dan orang lain,” ujar Iptu Vian.

WH kini berada dalam tahanan Unit Reskrim Polsek Genteng setelah videonya yang merekam aksi pencurian beredar. Saat ini, polisi masih menyelidiki kasus tersebut untuk menangkap rekan-rekan tersangka yang turut terlibat dalam aksi pencopetan ini.

Editor : Agus Susanto

Berita Terkait

Janji PT Waskita Karya Mulai Ditagih Warga Mondokan, Drainase hingga Debu Proyek Sekolah Rakyat Jadi Sorotan
Proyek Drainase Jalan Diponegoro Tuban Garuk Pipa PDAM, Warga Sampai Mandi di SPBU
Kebakaran Hebat di Babat Lamongan, Puluhan Lapak dan 2 Motor Ludes Terbakar
Jalan Desa Jadi Jalur Tambang, DPRD Tuban: DLH-P Jangan Lempar Tanggung Jawab
Penemuan Potongan Kaki Manusia Gegerkan Warga Pesisir Palang Tuban
Waskita Klaim Upah Sudah Dibayar, Sejumlah Pekerja Proyek Sekolah Rakyat Tuban Mengaku Belum Menerima
Pemkab Tulungagung Gelar Gerakan Pangan Murah dan Produk Unggulan 2026
Diduga Kurang Hati-hati, Lansia Tewas Tertabrak Dump Truck di Merakurak Tuban Saat Menyeberang

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 19:22 WIB

Janji PT Waskita Karya Mulai Ditagih Warga Mondokan, Drainase hingga Debu Proyek Sekolah Rakyat Jadi Sorotan

Senin, 10 Agustus 2026 - 19:09 WIB

Proyek Drainase Jalan Diponegoro Tuban Garuk Pipa PDAM, Warga Sampai Mandi di SPBU

Minggu, 9 Agustus 2026 - 07:21 WIB

Kebakaran Hebat di Babat Lamongan, Puluhan Lapak dan 2 Motor Ludes Terbakar

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:04 WIB

Jalan Desa Jadi Jalur Tambang, DPRD Tuban: DLH-P Jangan Lempar Tanggung Jawab

Jumat, 7 Agustus 2026 - 22:44 WIB

Penemuan Potongan Kaki Manusia Gegerkan Warga Pesisir Palang Tuban

Berita Terbaru