Penjualan Hewan Kurban di Tuban Lesu, Pedagang Sebut Daya Beli Masyarakat Menurun

- Reporter

Senin, 25 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pedagang kambing kurban di kawasan Jalan Letda Sucipto, Tuban, menunjukkan kambing Jawa Randu yang dijual menjelang Hari Raya Iduladha 2026, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Pedagang kambing kurban di kawasan Jalan Letda Sucipto, Tuban, menunjukkan kambing Jawa Randu yang dijual menjelang Hari Raya Iduladha 2026, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Tuban – Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, penjualan hewan kurban di Kabupaten Tuban tahun 2026 terpantau tidak seramai tahun sebelumnya. Sejumlah pedagang mengaku daya beli masyarakat menurun sehingga berdampak pada penjualan kambing kurban.
Kondisi tersebut dirasakan Agung (35), pedagang kambing di kawasan Jalan Letda Sucipto, Kelurahan Mondokan, Kecamatan Tuban. Ia menyebut penjualan kambing kurban tahun ini mengalami penurunan sekitar 20 hingga 25 persen dibanding Iduladha tahun lalu.
“Kalau dibanding tahun kemarin memang menurun, sekitar 20 sampai 25 persen,” ujar Agung saat ditemui di lapaknya, Senin (25/05/2026).

Harga Kambing Kurban Mengalami Kenaikan

Menurut Agung, harga kambing kurban tahun ini juga mengalami kenaikan, terutama untuk ukuran besar. Saat ini harga kambing besar berada di kisaran Rp5 juta per ekor, sedangkan tahun lalu masih berkisar Rp3 juta hingga Rp4 juta.
“Yang standar sekarang sekitar Rp5 juta. Sebelumnya paling Rp3 jutaan,” katanya.
Meski harga naik, Agung tetap menyediakan berbagai pilihan kambing sesuai ukuran dan kemampuan pembeli. Untuk kambing ukuran kecil, harga masih dibanderol mulai Rp2 juta per ekor.

Kondisi Ekonomi Dinilai Pengaruhi Daya Beli

Agung menduga lesunya penjualan hewan kurban dipengaruhi kondisi ekonomi masyarakat yang belum sepenuhnya stabil. Namun demikian, kambing yang dijual di lapaknya tetap habis terjual secara bertahap.
Sejak mulai berjualan pada 16 Mei 2026 lalu, Agung mengaku baru menjual sekitar 60 ekor kambing. Jumlah tersebut jauh menurun dibanding tahun sebelumnya yang mampu menembus lebih dari 100 ekor.
“Kalau dulu bisa lebih dari 100 ekor. Sekarang sekitar 60-an ekor saja,” ungkapnya.

Pembeli Didominasi Warga Tuban dan Sekitarnya

Agung menjelaskan mayoritas pembeli berasal dari wilayah Tuban dan sekitarnya. Penjualan dilakukan secara langsung di pinggir jalan dengan mengandalkan pembeli yang melintas.
“Rata-rata orang Tuban sini yang beli. Jualannya ya langsung di jalan, orang lewat lihat terus mampir,” tuturnya.
Jenis kambing yang dijual di lapaknya didominasi kambing Jawa Randu serta beberapa jenis lainnya yang didatangkan dari peternak lokal. (Az)

Berita Terkait

Pembangunan Belum Rampung, MPLS Sekolah Rakyat Tuban Ditunda
Tabrakan Dua Kapal di Perairan Panarukan Situbondo, Satu Kapal Tenggelam
Viral Keluhan Barcode BBM Subsidi Dipakai Orang Lain, SPBU di Tuban Akui Lalai
Bupati Situbondo Lantik Tiga Kades PAW, Minta Rangkul Semua Warga Pascapemilihan
Kebakaran Pasar Agrobis Babat Hanguskan Tujuh Stand, Kerugian Ditaksir Rp1 Miliar
Rekaman CCTV Bongkar Aksi Maling di Tuban, Satu Pelaku Masih DPO
Gibran Tinjau Tol Prosiwangi, Target Waktu Tempuh Probolinggo –Banyuwangi Dipangkas Jadi 3 Jam
Hampir 6 Jam Berjuang, Damkar Akhirnya Jinakkan Kebakaran TPA Gunung Panggung Tuban

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 16:54 WIB

Pembangunan Belum Rampung, MPLS Sekolah Rakyat Tuban Ditunda

Senin, 13 Juli 2026 - 14:58 WIB

Tabrakan Dua Kapal di Perairan Panarukan Situbondo, Satu Kapal Tenggelam

Senin, 13 Juli 2026 - 14:33 WIB

Viral Keluhan Barcode BBM Subsidi Dipakai Orang Lain, SPBU di Tuban Akui Lalai

Senin, 13 Juli 2026 - 13:45 WIB

Bupati Situbondo Lantik Tiga Kades PAW, Minta Rangkul Semua Warga Pascapemilihan

Senin, 13 Juli 2026 - 11:34 WIB

Kebakaran Pasar Agrobis Babat Hanguskan Tujuh Stand, Kerugian Ditaksir Rp1 Miliar

Berita Terbaru

Molornya penyelesaian gedung membuat MPLS bagi 196 siswa baru tidak dapat dimulai sesuai jadwal. Bahkan masih terlihat beberapa pekerja di depan Sekolah Rakyat, (Assa/Liputansatu.id).

Pemerintah

Pembangunan Belum Rampung, MPLS Sekolah Rakyat Tuban Ditunda

Senin, 13 Jul 2026 - 16:54 WIB