Promo
Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadan 1447 H 2026 M Pemerintah Kabupaten Tuban

Skandal Rekrutmen di Ring Pertamina Tuban? DPRD Ungkap Dugaan Pungutan Puluhan Juta

- Reporter

Kamis, 2 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi II DPRD Tuban Fahmi Fikroni saat memberikan keterangan pers perihal adanya dugaan jual beli pekerjaan di lingkungan TBBM, (Aji Swasto/Liputansatu.id).

Ketua Komisi II DPRD Tuban Fahmi Fikroni saat memberikan keterangan pers perihal adanya dugaan jual beli pekerjaan di lingkungan TBBM, (Aji Swasto/Liputansatu.id).

Tuban – Aroma skandal rekrutmen tenaga kerja di wilayah ring Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Pertamina Tuban mulai terkuak. DPRD Kabupaten Tuban mengendus adanya dugaan praktik jual beli pekerjaan yang melibatkan oknum di luar perusahaan.
Dugaan ini mencuat setelah Ketua Komisi II DPRD Tuban, Roni, menerima aduan langsung dari sejumlah pekerja Awak Mobil Tangki (AMT) dalam audiensi yang digelar pada Kamis (01/04/2026).
Dalam forum tersebut, para pekerja tidak hanya mengeluhkan dugaan praktik rekrutmen yang tidak transparan, tetapi juga menyinggung adanya sikap arogansi dari oknum BKO TNI di lapangan.

Dugaan Praktik “Jual Beli Kerja” Mulai Terbongkar

Roni mengungkapkan, laporan yang diterima DPRD mengarah pada dugaan adanya pihak tertentu yang memperjualbelikan akses pekerjaan di lingkungan perusahaan.
Modus yang disebutkan cukup serius: peluang kerja yang seharusnya menjadi hak masyarakat sekitar justru diduga dialihkan kepada pihak luar—dengan imbalan sejumlah uang.
“Berdasarkan laporan yang kami terima, nilainya bisa mencapai puluhan juta rupiah,” tegasnya.
Wilayah ring yang terdampak meliputi desa-desa sekitar seperti Remen, Tasikharjo, Mentoso, dan Purworejo. Ironisnya, warga di wilayah tersebut justru diduga tidak menjadi prioritas.

Warga Lokal Tersisih, Tujuan Industri Dipertanyakan

Jika dugaan ini benar, kondisi tersebut menjadi ironi besar. Kehadiran industri strategis seperti TBBM seharusnya membuka peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar, bukan malah menyingkirkan mereka.
DPRD menilai ada indikasi kuat permainan oknum yang memanfaatkan situasi untuk keuntungan pribadi.
“Ada dugaan oknum yang bermain. Ini yang akan kami telusuri lebih dalam,” ujar Roni.

DPRD Soroti “Sikap Diam” Pertamina dan Forkopimca

Dalam audiensi tersebut, DPRD juga menyoroti ketidakhadiran pihak Pertamina dan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca).
Absennya pihak-pihak tersebut dinilai bukan sekadar kebetulan, tetapi mencerminkan lemahnya respons terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat.
“Kami anggap ini sebagai bentuk ketidakhormatan terhadap DPRD. Seharusnya mereka hadir dan memberikan penjelasan,” tegas Roni.

DPRD Siap Bongkar dan Panggil Pihak Terkait

Tak ingin berhenti pada aduan semata, DPRD Tuban memastikan akan melakukan pendalaman serius. Pemanggilan terhadap pihak-pihak terkait, termasuk perusahaan dan instansi berwenang, menjadi langkah lanjutan.
Langkah ini dilakukan untuk membuka secara terang dugaan praktik yang berpotensi merugikan masyarakat lokal.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Pertamina maupun instansi terkait lainnya belum memberikan keterangan resmi atas dugaan tersebut.
Situasi ini semakin menambah tanda tanya publik: apakah praktik ini benar terjadi, atau ada hal lain yang belum terungkap?  (Aj)

Berita Terkait

Viral Dugaan Penganiayaan Badut Oleh Anggota Propam Tuban, Polisi Sebut Kasus Sudah Dimediasi
19 Dapur MBG Disuspend, Pemkab Situbondo Minta Disikapi Sebagai Evaluasi
Jelang Operasi Patuh Kapuas 2026, Polres Melawi Bidik Balap Liar dan Knalpot Brong
Modus Lowongan Kerja di Pabrik Semen, Warga Tuban Rugi Rp54 Juta
Gerebek Lokasi Es Moni, Satpol PP Tuban Curiga Ada Kebocoran Informasi
Lapangan Kerja Terbatas, 73 Warga Tuban Pilih Merantau ke Hong Kong dan Taiwan
Geger! Bayi Laki-laki Ditemukan Tak Bernyawa Dalam Tas Kondangan di Tuban
DPRD Tuban Minta Evaluasi Debu Klinker SBI yang Dikeluhkan Warga

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 17:59 WIB

Viral Dugaan Penganiayaan Badut Oleh Anggota Propam Tuban, Polisi Sebut Kasus Sudah Dimediasi

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:35 WIB

19 Dapur MBG Disuspend, Pemkab Situbondo Minta Disikapi Sebagai Evaluasi

Jumat, 5 Juni 2026 - 13:43 WIB

Jelang Operasi Patuh Kapuas 2026, Polres Melawi Bidik Balap Liar dan Knalpot Brong

Jumat, 5 Juni 2026 - 00:36 WIB

Modus Lowongan Kerja di Pabrik Semen, Warga Tuban Rugi Rp54 Juta

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:46 WIB

Gerebek Lokasi Es Moni, Satpol PP Tuban Curiga Ada Kebocoran Informasi

Berita Terbaru

Tersangka kasus dugaan penipuan dengan modus menjanjikan pekerjaan di PT Swabina Gatra Rembang diamankan di Polsek Jatirogo, Tuban. Polisi turut menyita sejumlah barang bukti berupa training card, sertifikat kompetensi, bukti transfer, serta perlengkapan kerja yang diduga digunakan untuk meyakinkan korban, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Hukum Kriminal

Modus Lowongan Kerja di Pabrik Semen, Warga Tuban Rugi Rp54 Juta

Jumat, 5 Jun 2026 - 00:36 WIB

Advertisement
Promo Shopee
Berita Terbaru Hari Ini LiputanSatu.id
Ilustrasi LiputanSatu
Berita Tuban Terkini LiputanSatu.id
Gambar Berita LiputanSatu
Kabar Tuban Hari Ini - Klik Selengkapnya di LiputanSatu.id