Tindak Kekerasan Terhadap Jurnalis di Tuban, Sukamto Alami Luka Bacok oleh Preman Tambang

- Reporter

Selasa, 12 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sukamto, jurnalis asal Kecamatan Parengan, saat menjalani perawatan di rumah sakit di Kabupaten Tuban usai alami pembacokan, (Ist).

Sukamto, jurnalis asal Kecamatan Parengan, saat menjalani perawatan di rumah sakit di Kabupaten Tuban usai alami pembacokan, (Ist).

TUBAN – Kasus kekerasan terhadap jurnalis di Tuban, Jawa Timur. Kali ini, seorang jurnalis bernama Sukamto, yang juga anggota Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI), menjadi korban penganiayaan menggunakan senjata tajam. Kejadian tersebut terjadi pada Senin (11/11/2024), di wilayah Kecamatan Kerek, tepatnya dekat dengan lokasi penambangan milik salah satu pengusaha tambang.

Sukamto yang berasal dari Parengan, Tuban, terpaksa dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami luka bacok serius di kepala dan tangan. Peristiwa ini terjadi ketika Sukamto bersama rekannya, Brendi, dalam perjalanan menuju lokasi tambang yang dikelola oleh seorang pengusaha berinisial S. Di tengah perjalanan, mereka dihadang oleh seorang pelaku yang mengendarai sepeda motor sendirian.

“Saat hendak masuk ke lokasi, ada satu orang yang menghadang mobil yang dikendarai Kamto dan Brendi. Ketika ditanya, pelaku bertanya, ‘Kowe sing jenenge Kamto?’ (Red: Kamu yang namanya Kamto). Kamto pun menjawab, ‘Iyo, aku Kamto’ (Red: Iya, saya Kamto). Tak lama setelah itu, muncul tiga orang lainnya dari belakang, jadi pelaku ada empat orang,” ujar seorang warga yang dekat dengan lokasi kejadian.

Setelah satu pelaku mengonfirmasi nama korban, tiga pelaku lainnya langsung mendekati mobil, membuka pintu mobil dengan paksa, dan menyeret Sukamto keluar dari kendaraan. Mereka kemudian melakukan pemukulan dan pembacokan terhadap Sukamto.

“Pintu kiri mobil dibuka, Kamto diseret keluar, dipukul dua kali, dan dibacok di tangan kanan yang hingga sobek. Setelah itu, Kamto tersungkur dan dibacok lagi di kepala belakang sebanyak dua kali, serta dipukul dengan batu di kepala,” ungkap rekan korban yang menyaksikan kejadian tersebut.

Brendi, rekan Sukamto, berusaha melerai aksi kekerasan tersebut, namun ia pun tidak luput dari pemukulan oleh dua pelaku lainnya yang berusaha mengamankan Sukamto.

Atas kejadian tersebut, tindakan para pelaku diperkirakan dapat dijerat dengan Pasal Tindak Pidana Penganiayaan menggunakan senjata tajam serta percobaan pembunuhan. Hingga berita ini diterbitkan, aparat kepolisian dari Polres Tuban masih mengejar para pelaku yang diduga merupakan preman yang bekerja di tambang milik pengusaha berinisial S.

Polres Tuban diminta untuk segera mengusut tuntas kasus ini dan menangkap serta menindak tegas para pelaku kekerasan terhadap jurnalis tersebut. Kejadian ini menjadi sorotan terkait tingginya tingkat kekerasan terhadap jurnalis di wilayah tersebut, yang seharusnya mendapat perhatian serius dari aparat penegak hukum.

Editor : Agus Susanto

Berita Terkait

Pembangunan Belum Rampung, MPLS Sekolah Rakyat Tuban Ditunda
Tabrakan Dua Kapal di Perairan Panarukan Situbondo, Satu Kapal Tenggelam
Viral Keluhan Barcode BBM Subsidi Dipakai Orang Lain, SPBU di Tuban Akui Lalai
Bupati Situbondo Lantik Tiga Kades PAW, Minta Rangkul Semua Warga Pascapemilihan
Kebakaran Pasar Agrobis Babat Hanguskan Tujuh Stand, Kerugian Ditaksir Rp1 Miliar
Rekaman CCTV Bongkar Aksi Maling di Tuban, Satu Pelaku Masih DPO
Gibran Tinjau Tol Prosiwangi, Target Waktu Tempuh Probolinggo –Banyuwangi Dipangkas Jadi 3 Jam
Hampir 6 Jam Berjuang, Damkar Akhirnya Jinakkan Kebakaran TPA Gunung Panggung Tuban

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 16:54 WIB

Pembangunan Belum Rampung, MPLS Sekolah Rakyat Tuban Ditunda

Senin, 13 Juli 2026 - 14:58 WIB

Tabrakan Dua Kapal di Perairan Panarukan Situbondo, Satu Kapal Tenggelam

Senin, 13 Juli 2026 - 14:33 WIB

Viral Keluhan Barcode BBM Subsidi Dipakai Orang Lain, SPBU di Tuban Akui Lalai

Senin, 13 Juli 2026 - 13:45 WIB

Bupati Situbondo Lantik Tiga Kades PAW, Minta Rangkul Semua Warga Pascapemilihan

Senin, 13 Juli 2026 - 11:34 WIB

Kebakaran Pasar Agrobis Babat Hanguskan Tujuh Stand, Kerugian Ditaksir Rp1 Miliar

Berita Terbaru

Molornya penyelesaian gedung membuat MPLS bagi 196 siswa baru tidak dapat dimulai sesuai jadwal. Bahkan masih terlihat beberapa pekerja di depan Sekolah Rakyat, (Assa/Liputansatu.id).

Pemerintah

Pembangunan Belum Rampung, MPLS Sekolah Rakyat Tuban Ditunda

Senin, 13 Jul 2026 - 16:54 WIB