Promo

Bandel, Tambang Silica Diduga Liar di Maindu Tuban Jadi Sorotan, Warga: Debunya Sangat Mengganggu

- Reporter

Rabu, 23 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tuban – Seperti tak pernah usai, persoalan tambang-tambang liar di wilayah Kabupaten Tuban kembali mencuat hingga menjadi perbincangan publik dan tema utama pemberitaan beberapa media online.

Tak jauh berbeda, pembahasan masih mengarah seputar dokumen lengkap perizinan, dampak eksplorasi dan juga bahan bakar minyak (BBM) yang digunakan alat berat tambang.

Tepatnya di wilayah Dusun Watukuwo, Desa Maindu, Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban. Diketahui terdapat satu tambang galian C jenis pasir kuarsa yang secara brutal mengeksplorasi alam hingga dikeluhkan warga.

“Melihat dari bobot muatan saja sudah bisa dipastikan berdampak bagi infrastruktur jalan mas, belum lagi debu dan ramainya hilir mudik kendaraan yang sangat mengganggu,” ucap MK warga setempat kepada wartawan, Rabu (23/10/2024).

Jika melihat langgengnya aktivitas mereka, publik mempertanyakan apakah dinas terkait dan APH kecolongan, atau mungkin ini merupakan kegiatan yang terstruktur, masif dan terkoordinir (tahu sama tahu).

Berdasarkan data dan informasi yang diperoleh awak media ini, terdapat dua nama yang menjadi aktor utama tambang tersebut, ZR sebagai pengusaha dan NS sebagai pengelolanya. Namun saat yang bersangkutan dikonfirmasi perihal kabar yang beredar, di WhatsApp miliknya tidak dapat menerima panggilan atau sedang tidak aktif.

Sementara, Kepala DLHP Tuban, Bambang Irawan saat dikonfirmasi salah satu pewarta perihal tambang-tambang tersebut, pihaknya juga belum menjawab.

Disisi lain, banyak kalangan menilai jika praktik eksplorasi alam ini terus berlangsung, maka warga sekitar akan mendapat ancaman serius terkait dampak yang ditimbulkan.

Editor : Maya Kusuma

Berita Terkait

Rumah Warga Jenu Tuban Terbakar Diduga Akibat Kebocoran LPG
Identitas Jasad Lansia di Sungai Desa Jadi Terungkap
Akses SPPG Tegalbang Disegel, Nama Sekretaris Kesbangpol Tuban Terseret Konflik Kerjasama
Potongan Gaji Hingga 27 Persen Hantui Pekerja Alih Daya Pemkab Tuban
Proyek Pelebaran Jalan Rengel Disorot: Minim Pengamanan dan Tanpa Koordinasi Lantas
Mayat Lansia Ditemukan Mengapung di Sungai Desa Jadi Tuban, Diduga Sempat Hilang Dua Hari
Kecelakaan Maut di Depan SMPN 6 Tuban, Pengendara Motor Tewas di Tempat
Direktur API Desak Polda Metro Jaya Segera Tetapkan Lee Kah Hin Tersangka

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 14:08 WIB

Rumah Warga Jenu Tuban Terbakar Diduga Akibat Kebocoran LPG

Kamis, 12 Februari 2026 - 01:22 WIB

Identitas Jasad Lansia di Sungai Desa Jadi Terungkap

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:24 WIB

Akses SPPG Tegalbang Disegel, Nama Sekretaris Kesbangpol Tuban Terseret Konflik Kerjasama

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:06 WIB

Potongan Gaji Hingga 27 Persen Hantui Pekerja Alih Daya Pemkab Tuban

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:06 WIB

Proyek Pelebaran Jalan Rengel Disorot: Minim Pengamanan dan Tanpa Koordinasi Lantas

Berita Terbaru

Petugas Damkar Tuban berusaha memadamkan api yang membakar rumah warga Dusun Jabung, Sugihwaras, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Peristiwa

Rumah Warga Jenu Tuban Terbakar Diduga Akibat Kebocoran LPG

Kamis, 12 Feb 2026 - 14:08 WIB

Proses evakuasi jenazah Lansia di Sungai Desa Jadi Semanding Tuban, (Aji Swasto/Liputansatu.id).

Peristiwa

Identitas Jasad Lansia di Sungai Desa Jadi Terungkap

Kamis, 12 Feb 2026 - 01:22 WIB

Advertisement
Promo Shopee