Situbondo – Curah hujan tinggi yang mengguyur Kabupaten Situbondo sejak Rabu (21/01/2026) sore hingga malam hari memicu banjir di sejumlah wilayah. Luapan sungai yang tidak mampu menampung debit air menyebabkan genangan meluas hingga ke permukiman warga, lahan pertanian, serta fasilitas umum.
Banjir dilaporkan terjadi di lima kecamatan, yakni Banyuglugur, Besuki, Mlandingan, Bungatan, dan Kendit. Air merendam rumah warga serta akses jalan desa, sehingga aktivitas masyarakat terganggu sejak malam hari.
Ketinggian Air Capai Lutut, Warga Mengungsi
Di beberapa titik, ketinggian air dilaporkan mencapai lutut orang dewasa. Kondisi tersebut memaksa warga menyelamatkan barang-barang berharga dan mengungsi ke tempat yang lebih aman untuk menghindari risiko yang lebih besar.
Sejumlah warga memilih mengungsi ke rumah kerabat maupun fasilitas umum terdekat sambil menunggu air surut.
Wakil Bupati Pastikan Penanganan Darurat
Wakil Bupati Situbondo, Ulfiyah, turun langsung meninjau sejumlah lokasi terdampak banjir. Dalam peninjauan tersebut, ia memastikan kondisi warga sekaligus memantau langkah awal penanganan darurat yang dilakukan oleh pemerintah daerah bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
Ia mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, mengingat cuaca ekstrem diperkirakan masih akan berlangsung dalam beberapa hari ke depan.
“Pemerintah daerah terus melakukan pemantauan dan pendataan di lapangan. Keselamatan warga menjadi prioritas utama,” ujar Ulfiyah di sela-sela peninjauan.
Ia juga mengajak masyarakat untuk saling bahu membahu dan mendoakan agar kondisi segera membaik. “Mari kita saling bahu membahu dan saling mendoakan di tengah kondisi bencana ini,” tambahnya.
BPBD Lakukan Pendataan dan Siagakan Tim Gabungan
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Situbondo, Timbul Surianto, mengatakan tim gabungan masih melakukan pendataan dampak banjir, termasuk jumlah rumah terdampak serta kerusakan infrastruktur.
“Tim gabungan disiagakan untuk melakukan evakuasi dan penanganan lanjutan apabila kondisi memburuk,” kata Timbul.
Jalur Pantura Dibersihkan, Alat Berat Disiagakan
Selain evakuasi dan pendataan, petugas bersama warga juga bergotong royong membersihkan material banjir yang menutup jalur Pantura Situbondo. Sejumlah alat berat disiagakan untuk mempercepat proses pembersihan agar arus lalu lintas kembali normal.
Pemerintah Kabupaten Situbondo mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun siaga serta selalu mengikuti arahan petugas di lapangan. Informasi resmi terkait perkembangan situasi banjir akan terus disampaikan seiring proses penanganan yang masih berlangsung. (Fia)
Editor : Kief















