Kecelakaan Maut di Jenu Tuban, Dua Tewas Setelah Truk Hantam Motor Scoopy

- Reporter

Rabu, 5 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Satlantas Polresta Tuban melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kecelakaan lalu lintas di Jalur Pantura Tuban–Bancar, Desa Beji, Kecamatan Jenu, Rabu (05/08/2026), (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Petugas Satlantas Polresta Tuban melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kecelakaan lalu lintas di Jalur Pantura Tuban–Bancar, Desa Beji, Kecamatan Jenu, Rabu (05/08/2026), (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Tuban – Kecelakaan maut kembali terjadi di Jalur Pantura Tuban-Bancar. Sebuah truk menabrak sepeda motor Honda Scoopy yang membawa empat orang di Desa Beji, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Rabu (05/08/2026) sekitar pukul 12.30 WIB.
Insiden tragis tersebut mengakibatkan dua orang meninggal dunia, yakni pengendara motor Siti Indajah (35) dan salah seorang penumpang, Muhammad Yari Fadli (9). Sementara dua penumpang lainnya, Dewi Candra (20) dan Aksa Abukori (6), mengalami luka-luka dan masih menjalani perawatan di RS Nahdlatul Ulama (RSNU) Tuban.

Kronologi Kecelakaan

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, sepeda motor Honda Scoopy bernomor polisi S 4145 EAR melaju dari arah timur menuju barat dengan membawa tiga penumpang. Saat melintas di lokasi kejadian, motor tersebut bertabrakan dengan truk bernomor polisi N 9745 UC yang dikemudikan Mistari (61), warga Kabupaten Jember, yang melaju searah.
Benturan keras membuat para korban terjatuh ke badan jalan. Warga yang mengetahui kejadian segera memberikan pertolongan sebelum korban dievakuasi ke rumah sakit.
Siti Indajah dan Muhammad Yari Fadli mengalami luka berat dan dinyatakan meninggal dunia setelah mendapatkan penanganan medis di RSUD Tuban. Sementara Dewi Candra dan Aksa Abukori mengalami luka-luka dan kini masih menjalani perawatan intensif.

Sopir Truk Kabur Usai Kecelakaan

Usai kecelakaan terjadi, pengemudi truk tidak menghentikan kendaraannya untuk memberikan pertolongan. Sopir justru meninggalkan lokasi kejadian sehingga petugas Satlantas Polresta Tuban melakukan pengejaran.
Kanit Gakkum Satlantas Polresta Tuban, IPDA Rizky DP, mengatakan pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan dari masyarakat.
“Setelah menerima laporan, anggota langsung melakukan penyelidikan dan pengejaran. Sopir truk berhasil kami amankan saat berada di garasi kendaraan di Dusun Pereng, Desa Purworejo,” ujar IPDA Rizky DP.
Saat ini, sopir telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Polisi Selidiki Penyebab Kecelakaan

Polisi masih mendalami penyebab pasti kecelakaan tersebut. Sejumlah langkah penyidikan telah dilakukan, mulai dari olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan kendaraan yang terlibat sebagai barang bukti, hingga memeriksa sejumlah saksi.
“Petugas telah melakukan olah TKP, mengamankan kendaraan yang terlibat sebagai barang bukti, memeriksa sejumlah saksi, serta melanjutkan penyidikan untuk memastikan penyebab kecelakaan secara utuh,” jelas IPDA Rizky DP.
Selain menewaskan dua orang, kecelakaan ini juga mengakibatkan kerugian material yang diperkirakan mencapai sekitar Rp3 juta.
Satlantas Polresta Tuban mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu mengutamakan keselamatan, mematuhi aturan lalu lintas, serta tidak meninggalkan lokasi apabila terlibat kecelakaan. Penyidik masih mengumpulkan alat bukti dan keterangan saksi untuk mengungkap penyebab pasti insiden tersebut sekaligus menentukan proses hukum terhadap pengemudi truk. (Az)

Berita Terkait

Jalan Desa Jadi Jalur Tambang, DPRD Tuban: DLH-P Jangan Lempar Tanggung Jawab
Penemuan Potongan Kaki Manusia Gegerkan Warga Pesisir Palang Tuban
Waskita Klaim Upah Sudah Dibayar, Sejumlah Pekerja Proyek Sekolah Rakyat Tuban Mengaku Belum Menerima
Pemkab Tulungagung Gelar Gerakan Pangan Murah dan Produk Unggulan 2026
Diduga Kurang Hati-hati, Lansia Tewas Tertabrak Dump Truck di Merakurak Tuban Saat Menyeberang
DLH-P Tuban Minta Pengusaha Tambang Bertanggung Jawab Perbaiki Jalan Desa Kepohagung
Pekerja Proyek Sekolah Rakyat Tuban Mengaku Diminta Pilih Berhenti atau Digaji Bertahap
LSM BADAK Soroti SILPA Rp477 Miliar, DPRD Tulungagung Akui Hanya Terima Laporan Administrasi
Banner Liputansatu 1 Banner Liputansatu 2 Banner Liputansatu 3 Dirgahayu Republik Indonesia ke-81

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:04 WIB

Jalan Desa Jadi Jalur Tambang, DPRD Tuban: DLH-P Jangan Lempar Tanggung Jawab

Jumat, 7 Agustus 2026 - 22:44 WIB

Penemuan Potongan Kaki Manusia Gegerkan Warga Pesisir Palang Tuban

Jumat, 7 Agustus 2026 - 20:30 WIB

Waskita Klaim Upah Sudah Dibayar, Sejumlah Pekerja Proyek Sekolah Rakyat Tuban Mengaku Belum Menerima

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:13 WIB

Pemkab Tulungagung Gelar Gerakan Pangan Murah dan Produk Unggulan 2026

Kamis, 6 Agustus 2026 - 17:51 WIB

DLH-P Tuban Minta Pengusaha Tambang Bertanggung Jawab Perbaiki Jalan Desa Kepohagung

Berita Terbaru